INDUSTRY.co.id - Jakarta-Bank Danamon Indonesia Tbk mengharapkan pemerintah tetap menjaga inflasi pada tahun ini dengan tidak menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tergolong administer price atau harga yang diatur pemerintah.
Anton Hendranata, Chief Economist Bank Danamon mengatakan, jika pemerintah menjaga inflasi maka inflasi diperkirakan di level 3,64%.
"Kalau administer price naik, maka tambahan inflasi 0,7% ditambah 3,64%, inflasinya akan tinggi," kata dia di Jakarta, Rabu (31/1/2018).
Memang saat ini harga minyak dunia landai, tapi jika menyentuh harga US$70 per barel, apakah mungkin pemerintah mempertahankan harga BBM rendah, ungkap dia.
Ia katakan, kenaikan harga BBM apabila terjadi, maka pemerintah tidak akan populer di mata masyarakat.
"Administre price enggak naik 2018 kata menteri keuangan, tapi oil price naik, gimana Pertamina mau nanggung," katanya.