Gapmmi: Regulasi yang Kondusif Jadi Kunci Pertumbuhan Industri Mamin di Tahun Politik

Oleh : Ridwan | Rabu, 31 Januari 2018 - 05:30 WIB

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman bersama Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto (Foto: Humas)
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman bersama Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto (Foto: Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi Lukman meyakini, kunci dari pertumbuhan industri makanan dan minuman (mamin) di tahun 2018 adalah koordinasi dalam mengelola kebijakan dan regulasi yang kondusif.

"Jika itu terjadi, GAPMMI optimistis industri mamin bisa tumbuh lebih tinggi mencapai 10 persen atau naik dari tahun sebelumnya," ujar Adhi Lukman di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta (30/1/2018).

Ia menambahkan, tahun 2018 adalah tahun politik, di mana umumnya uang beredar akan meningkat dan diharapkan dapat pula mendongkrak konsumsi makanan dan minuman.

"Pemerintah perlu memastikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan di 171 wilayah berlangsung aman dan damai," harapnya.

Sementara itu, Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto optimis industri mamin nasional akan tetap tumbuh positif pada tahun politik.

"Momentum pilkada ini berpotensi dapat meningkatkankonsumsi produk mamin lokal," kata Panggah.

Berdasarkan catatan Kemenperin, laju industri mamin pada triwulan III tahun 2017 mencapai 9,46 persen atau di atas pertumbuhan ekonomi nasional sekitar 5,06 persen di periode yang sama.

Selain itu, selama ini industri mamin berkontribusi signifikan kepada pertumbuhan ekonomi nasional, terutama sumbangsihnya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri nonmigas. Pada triwulan III/2017, tercatat industri mamin memberikan hingga 34,95 persen atau tertinggi dibandingkan capaian subsektor lainnya.

Kemudian, sumbangan besar lainnya terlihat dari nilai ekspor produk mamin pada tahun 2017 mencapai USD31,8 miliar (termasuk minyak kelapa sawit). Adapun di luar minyak kelapa sawit, sebesar USD11,5 miliar.

Bahkan, kontribusi penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur didominasi oleh industri mamin sebanyak 3,3 juta orang atau sebesar 21,34 persen. Sementara itu, pada periode Januari-September 2017, nilai investasi industri mamin mencapai Rp27,9 triliun untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN), sedangkan nilai investasi untuk penanaman modal asing (PMA) sebesar USD1,4 miliar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aplikasi BTN Properti Mobile yang dapat diunduh melalui Google Playstore. (Foto: Abraham Sihombing)

Sabtu, 25 Januari 2020 - 05:17 WIB

Aplikasi BTN Properti Mobile Bantu Generasi Milenial Realisasikan Rumah Ideal

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Banjir yang terjadi di awal 2020 ini membuat hati dan pikiran pasangan pengantin baru Doni dan Anita, berkecamuk. Banjir telah memporak-porandakan rumah kontrakan…

KN Gajah Laut-404 Terima Kunjungan Siswa SMA Kosgoro

Sabtu, 25 Januari 2020 - 05:00 WIB

KN Gajah Laut-404 Terima Kunjungan Siswa SMA Kosgoro

Sebanyak 30 siswa didampingi 5 guru dan Kepala Sekolah SMA Kosgoro Yolance Balanca, S.Pd, berkesempatan melaksanakan kunjungan ke KN Gajah Laut-404 yang sedang bersandar di Pangkalan Armada…

TNI-Polri Gelar Karya Bakti Pembersihan Lingkungan di PLBN Sota Papua

Sabtu, 25 Januari 2020 - 04:45 WIB

TNI-Polri Gelar Karya Bakti Pembersihan Lingkungan di PLBN Sota Papua

Sebagai wujud kepedulian terhadap keindahan lingkungan, TNI-Polri, Pemerintah Distrik Sota dan Unsur CIQ (Custom Immigration Quarantine) menggelar karya bakti pembersihan lingkungan di area…

Mabes TNI Gelar Ceramah Rohani

Sabtu, 25 Januari 2020 - 04:30 WIB

Mabes TNI Gelar Ceramah Rohani

Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar ceramah rohani yang dilaksanakan secara serentak di masing-masing rumah ibadah, bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur,…

Malindo Air

Sabtu, 25 Januari 2020 - 04:06 WIB

Pembatalan Sementara Penerbangan Malindo Air dari dan ke Wuhan RRC

Malindo Air (kode penerbangan OD) member of Lion Air Group secara resmi mengumumkan penghentian/ pembatalan sementara (suspends) penerbangan internasional pergi pulang (PP) rute Bandar Udara…