Gelar Saresehan, Askrindo Ingin Jadi Market Leader

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 30 Januari 2018 - 19:19 WIB

Direktur Utama Askrindo Asmawi Syam memberikan sambutan dalam kegiatan sarasehan Askrindo Group, Selasa 30 Januari 2018 (Fadli: INDUSTRY.co.id)
Direktur Utama Askrindo Asmawi Syam memberikan sambutan dalam kegiatan sarasehan Askrindo Group, Selasa 30 Januari 2018 (Fadli: INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta -Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan, PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo (Persero) menggelar Sarasehan Askrindo Group bersama tiga anak perusahaan yaitu Nasional Re, Askrindo Syariah dan Askrindo Mitra Utama.

Asmawi Syam selaku Direktur Utama Askrindo, menjadi penggagas langsung kegiatan yang diselenggarakan untuk pertama kalinya bagi Askrindo Group. Dirinya mengatakan, sarasehan ini bertujuan untuk meningkatkan tali silahturahmi antara Askrindo sebagai induk usaha dengan ketiga anak perusahaannya.

"Disamping itu, sarasehan ini juga diselenggarakan untuk meningkatkan soliditas antar seluruh jajaran Askrindo Group guna menggapai visi perusahaan sebagai market leader di tahun 2020," ujar Asmawi di Jakarta.

Asmawi juga memaparkan beberapa target yang harus dicapai dihadapan peserta sarasehan yang terdiri dari Direktur dan Pejabat anak perusahaan. "Pada tahun 2018 ini kita menargetkan Askrindo dapat meningkatkan bisnis perusahaan dengan mengedepankan pemberdayaan UMKM dan mengembangkan bisnis komersil melalui penguatan sumberdaya," ujar Asmawi.

Selain itu, menuju market Leader 2020 Askrindo juga mulai merencanakan beberapa strategi khusus secara bertahap yaitu, pada tahun ini menargetkan menjadi market leader untuk produk suretyship, sedangkan tahun 2019 akan berupaya menjadi market leader pada produk asuransi kredit dan pada tahun 2020 Askrindo berupaya akan menjadi market leader diseluruh produk asuransi yang dimiliki Askrindo.

"Askrindo senantiasa terus mengembangkan sayapnya, didukung 60 kantor cabang yang tersebar di 34 Provinsi kita siap menerapkan tujuh pilar utama guna menuju market leader di tahun 2020," ujarnya.

Dia menjelaskan, tujuh pilar utama tersebut adalah akan memperluas distribusi chanel, melakukan literasi dan inklusi keuangan, meningkatkan costumer database, pelayanan one day stop service, membangun brand image, digitalisasi proses bisnis serta investasi teknologi informasi. "Dengan SDM yang memiliki kopetensi, Askrindo siap menjadi Market Leader di tahun 2020," tegas Asmawi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi security system. (Alvis Upitis/Getty Images)

Senin, 06 April 2020 - 23:10 WIB

Six years of the GitHub Security Bug Bounty program

Last month GitHub reached some big milestones for our Security Bug Bounty program. As of February 2020, it’s been six years since we started accepting submissions. Over the years we’ve been…

Media Luar Ruang City Vision

Senin, 06 April 2020 - 22:15 WIB

Media Luar Ruang City Vision Gandeng KAI Sebarluaskan Informasi Covid-19

Sebagai perusahaan media luar ruang terbesar di Indonesia, City Vision berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dan berbagai institusi lain dalam menyebarluaskan informasi kesehatan…

Keringanan kredit properti Sinar Mas

Senin, 06 April 2020 - 21:40 WIB

Industri Properti Lawan Corona, Sinar Mas Land Berikan Keringanan Bayar Kepada Masyarakat

Untuk membantu masyarakat yang ingin membeli hunian dengan cepat, Sinar Mas Land kini menawarkan solusinya dengan program berskala nasional bernama Move in Quickly.

Semen Indonesia Berikan bantuan covid-19 senilai Rp1,9 miliar

Senin, 06 April 2020 - 21:15 WIB

Semen Indonesia Serahkan Bantuan APD dan Alkes Senilai Rp1,93 miliar untuk Tenaga Medis

Semen Indonesia Gresik (SIG) memberikan bantuan alat kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) senilai Rp1,93 miliar.

Ketum BPD HIPMI Jaya 2017-2020, Afifuddin Kalla (Kiri), dan Calon Ketum BPD HIPMI Jaya 2020-2023, Muhamad Alipudin

Senin, 06 April 2020 - 20:27 WIB

Anies Diminta Bentuk Gugus Tugas Ekonomi, Caketum HIPMI: Agar Realisasi 'Titah' Presiden soal Relaksasi Kredit Tidak Gagal Paham di Lapangan

"Kebijakan tersebut juga harus didukung oleh langkah yang konkrit dari pemerintah untuk segera merealisasikan relaksasi tersebut, agar terjadi sinkronisasi seluruh pihak perbankan maupun lembaga…