DPR Dukung Terobosan Terkait Pengembangan Panas Bumi

Oleh : Hariyanto | Selasa, 30 Januari 2018 - 12:41 WIB

Energi Panas Bumi (Foto Eksplorasi.Id)
Energi Panas Bumi (Foto Eksplorasi.Id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- DPR RI mendukung adanya terobosan oleh sejumlah pihak, seperti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dalam rangka mengembangkan bidang energi panas bumi di Tanah Air.

"Kami mendukung penuh penelitian-penelitian energi oleh BPPT dalam mencari terobosan mengenai teknologi yang tepat dan efisien tentang panas bumi," kata anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi di Jakarta, Senin (29/1/2018)

Menurut politikus NasDem itu, dukungan penuh sangat perlu untuk dilakukan karena ke depannya penggunaan energi baru dan terbarukan akan makin massal. Oleh sebab itu, perlu ditinjau secara mendalam.

Apalagi, diperkirakan konsumsi listrik di Indonesia pada masa mendatang akan mengalami pelonjakan sehingga permintaan akan energi listrik juga bakal melonjak.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Herman Khaeron mengatakan bahwa pengembangan pembangkit panas bumi bakal menjadi alternatif utama pada masa mendatang. Hal ini selaras dengan makin berkembangnya penggunaan sumber energi terbarukan di tataran global saat ini.

"Saya yakin bahwa (panas bumi) ini akan menjadi alternatif utama pada masa yang akan datang," kata Herman Khaeron.

Menurut dia, hal utama yang penting pada saat ini adalah bagaimana memberikan energi panas bumi payung hukum yang tepat dan menyeluruh.

Selain Undang-Undang Panas Bumi sudah ada, lanjut dia, tentu juga harus ada yang menaungi seutuhnya menuju penerapan energi baru terbarukan.

Indonesia sebagai negara kepulauan yang disebut "Ring of Fire" tentu memiliki potensi besar energi panas bumi yang dapat dipergunakan sebagai sumber energi listrik.

Ia juga mengemukakan bahwa geotermal atau panas bumi memiliki potensi hingga sebesar 29.000 megawatt (mw) di seluruh pelosok nusantara tetapi yang terpasang baru sekitar 1.600 mw.

Sebelumnya, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengkaji penerapan teknologi pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) skala kecil untuk kawasan terpencil.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

11 Tahun ICDX & ICH Peroleh Sertifikat ISO 27001 Wujud Komitmen dalam Perdagangan Berjangka Komoditi

Minggu, 05 Juli 2020 - 07:00 WIB

11 Tahun ICDX & ICH Peroleh Sertifikat ISO 27001 Wujud Komitmen dalam Perdagangan Berjangka Komoditi

Menapaki usia ke-11 tahun, Indonesia Commodity & Derivatives (ICDX) dan Indonesia Clearing House (ICH) terus menunjukkan kualitas layanan dan prestasinya meski harus melalui berbagai sepak terjang.…

Dokter Reisa Tim Covid-19

Minggu, 05 Juli 2020 - 06:21 WIB

Ayah Bunda Tolong Catat! Tips Sukses Belajar Dirumah, dr Reisa: Siswa Harus Gembira, Jangan Stres

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan tujuh kiat atau cara sukses melakukan kegiatan belajar jarak jauh secara daring dari rumah. Ia mengatakan, pertama,…

Prajurit TNI di Lebanon Kembali Donasikan Obat-Obatan dan APD

Minggu, 05 Juli 2020 - 05:30 WIB

Prajurit TNI di Lebanon Kembali Donasikan Obat-Obatan dan APD

Bentuk perhatian kepada masyarakat desa binaan di wilayah Tulin, prajurit TNI yang tergabung Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis (Yonmek) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-N/UNIFIL yang…

Satgas Yonif 125-Petugas Puskesmas Tingkatkan Kewaspadaan Makanan Masyarakat

Minggu, 05 Juli 2020 - 05:00 WIB

Satgas Yonif 125-Petugas Puskesmas Tingkatkan Kewaspadaan Makanan Masyarakat

Untuk memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi warga benar-benar sehat dan aman, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa bekerjasama dengan Puskesmas Bupul menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak)…

Latihan Pratugas Satgasmar PAM Puter XXIV Wil Barat Ditinjau Kepala Staf Korps Marinir

Minggu, 05 Juli 2020 - 04:30 WIB

Latihan Pratugas Satgasmar PAM Puter XXIV Wil Barat Ditinjau Kepala Staf Korps Marinir

Kepala Staf Korps Marinir (KS) Kormar, Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah M.Tr. (Han) bersama Asisten Operasi Komandan Korps Marinir (Asops Dankormar) Kolonel Marinir Ahmad Fajar meninjau langsung…