Krakatau Steel akan Tingkatkan Penjualan di 2018

Oleh : Herry Barus | Jumat, 26 Januari 2018 - 09:11 WIB

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) (Foto Ist)
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Cilegon- PT Krakatau Steel (Persero) Tbk berencana meningkatkan penjualan di 2018 dengan menaikkan volume penjualan sebesar 40 persen menjadi 2,8 juta ton.

Menurut Senior Vice President Corporate Secretary PT Krakatau Steel, Suriadi Arif di Cilegon, Kamis (25/1/2018) rencana kenaikan penjualan ini seiring dengan proyeksi kebutuhan baja domestik yang juga terus meningkat.

Kalau pada tahun 2016 kebutuhan baja dalam negeri baru mencapai 12,7 juta ton. Kebutuhan ini diproyeksikan akan terus meningkat pada tahun mendatang, rata-rata peningkatan 1 juta ton baja setiap tahunnya.

Suriadi mengatakan, pada tahun 2016, harga baja mulai mengalami perbaikan. kondisi ini terus berlanjut pada 2017, serta akan berlanjut di 2018.

BUMN berkode bursa KRAS ini berencana untuk terus memperbaiki kinerja secara berangsur.

Hal ini didorong oleh membaiknya harga baja secara signifikan sejak dua tahun terakhir.

"Kalau sejak 2011 sampai 2015 harga baja terus mengalami penurunan. Maka harga HRC CFR domestik di Desember 2017 sudah mencapai 562 dolar AS per Metrik Ton naik tajam 260 persen dari bulan Desember 2015 yang hanya mencapai 216 dolar AS per Metrik Ton," ungkap Suriadi Arif kepada awak media.

Meski demikian, tekanan terhadap harga pokok produksi masih cukup terpengaruh dari tingginya biaya energi seperti gas dan listrik.

Untuk menjaga keseimbangan tersebut produsen baja Krakatau Steel melakukan pola operasi dengan menerapkan strategi make or buy, yaitu tetap menjalankan pabrik penghasil semi finished product dikombinasikan dengan pola pengadaan bahan baku semi finished product impor yang kompetitif.

"Strategi operasi ini menimbulkan optimisme bahwa perusahaan akan meraih laba di tahun 2018," kata Suriadi Arif.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto:Ridwan)

Sabtu, 20 April 2019 - 12:05 WIB

Usai Pemilu, Menperin Optimis Investasi Industri Kian Agresif

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku optimistis akan terjadi peningkatan investasi dan ekspansi di sekkor industri manufaktur seusai penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun…

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 11:17 WIB

Koku Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar US$2 Juta Dari Co-Founder Tencent

Pendanaan Pra-Seri A ini dipimpin oleh Jason Zeng, Co-founder Tencent Holdings dan pendiri perusahaan angel investment asal China, Decent Capital.

Perkebunan kelapa

Sabtu, 20 April 2019 - 11:05 WIB

Kemenperin Pastikan Bisnis Industri Olahan Kelapa di Indonesia Masih Sangat Prospektif

Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan…

Oppo F11 Pro (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 10:59 WIB

Masa Pre-order Selesai, Smartphone Oppo F11 Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Perangkat Oppo F11 menjadi favorit karena kemampuan kamera belakangnya untuk mengambil foto portrait memukau dalam gelap, memori besar, pengisian daya cepat, serta harganya yang cukup terjangkau,…

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

Sabtu, 20 April 2019 - 10:32 WIB

Peringati Harkonas, YLKI Minta Pemerintah Serius Lindungi Konsumen

Setiap 20 April, diperingati sebagai Hari Konsumen Nasional, atau Harkonas yang tak bisa dilepaskan dari UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Pasalnya Harkonas mengacu pada…