Pameran Industri Perkeretaapian Segera Digelar

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 26 Januari 2018 - 09:15 WIB

Pameran perkeretaapian atau RailwayTech Indonesia 2018 bakal diselenggarakan pada 22-24 Maret akan diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran
Pameran perkeretaapian atau RailwayTech Indonesia 2018 bakal diselenggarakan pada 22-24 Maret akan diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran

INDUSTRY.co.id, Jakarta -Pameran perkeretaapian atau RailwayTech Indonesia 2018 bakal diselenggarakan pada 22-24 Maret akan diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Pihak penyelenggara Global Expo Management menargetkan pameran tersebut bakal dikunjungi 1.100 pengunjung dari berbagai negara.

"Melalui pameran ini, investor dalam dan luar negeri akan bertemu. Dari pertemuan itu, potensi investasi yang akan datang untuk Indonesia sangat besar," kata penyelenggara Direktur PT Global Expo Management (GEM) Indonesia Baki Lee di Jakarta

Kendati demikian, Baki tak bisa melansir total nilai investasi yang akan masuk ke Tanah Air, karena rencana investasi masing-masing perusahaan kerap tidak langsung disampaikan, sehingga membutuhkan waktu.

Baki menyampaikan, seluruh aspek bidang perkeretaapian mulai dari produsen baut yang berukuran kecil hingga rangkaian gerbong kereta akan mengikuti pameran itu.

"Jadi mau cari apa yang berhubungan dengan kereta api ada di sini. Ini pameran kereta paling lengkap," tukas Baki. Ketua Umum Maska Hermanto Dwiatmoko menyampaikan, industri kereta api di Indonesia merupakan yang terlengkap jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya.

"Kita punya PT Industri Kereta Api (INKA) yang memproduksi kereta api. Malaysia hanya punya industri perakit kereta, yang lainnya punya uang dan beli dari luar negara mereka," kata Hermanto.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut Indonesia saat ini termasuk salah satu pemain industri manufaktur sarana kereta api terbesar di Asia Tenggara.

Produk industri kereta api dalam negeri telah mampu memenuhi pesanan pasar domestik, bahkan luar negeri khususnya ke negara berkembang dan kawasan regional.

"Kami terus memacu industri perkeretaapian nasional agar dapat menguasai pasar domestik dan semakin berperan dalam supply chain industri perkeretaapian untuk pasar global," kata Airlangga.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Atal S Depari Ketua PWI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 23 April 2019 - 07:00 WIB

Ketum PWI: Secara Konstitusional Belum Ada yang Terpilih Sebagai Presiden

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal Sembiring Depari menegaskan, sebenarnya sebelum perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selesai, belum ada yang terpilih sebagai Presiden…

Pemilu 2019(Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 23 April 2019 - 06:26 WIB

Pemblokiran Jurdil2019.org Ciderai Demokrasi

Pemblokiran situs Jurdil2019.org oleh Kemenkominfo dan Bawaslu dinilai telah menciderai demokrasi, karena prosesnya tanpa peringatan terlebih dahulu. Telebih lagi, amanah UU mewajibkan pemerintah…

Mata uang Rupiah (Foto Ist)

Selasa, 23 April 2019 - 06:12 WIB

Kebijakan Fiskal Pemerintah yang Pruden Mendukung Pencapaian Target Pembangunan APBN 2019

Jakarta - Pelaksanaan APBN 2019 sampai dengan 31 Maret berjalan aman sesuai dengan kebijakan fiskal Pemerintah yang akan mendukung pencapaian target pembangunan APBN 2019. Hal ini disampaikan…

Diskusi hari bumi bersama BNI Syariah

Selasa, 23 April 2019 - 05:54 WIB

BNI Syariah Dukung UMKM Lakukan Green Activity

Jakarta - Dalam mendukung program Pemerintah yaitu SDG’s (Sustainable Development Goals) dan Green Banking, BNI Syariah berupaya untuk mendorong pengusaha UMKM dalam menerapkan green activity.…

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…