Antam Targetkan Penjualan Sebesar Rp 12 Triliiun Pada Tahun Ini

Oleh : Hariyanto | Jumat, 19 Januari 2018 - 09:35 WIB

Ilustrasi Emas (Dok-Antam)
Ilustrasi Emas (Dok-Antam)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk atau Antam menargetkan perolehan penjualan sepanjang tahun ini sebesar Rp12 triliun. 

"Emas masih menjadi kontribusi terbesar terhadap penjualan Antam di mana pada tahun ini sebanyak 24 ton emas akan dijual dengan perkiraan produksi dari tambang Pongkor dan Cibaliung 2 ton," kata Direktur Utama Arie Prabowo Arieotedjo usai peluncuran Emas Batangan Spesial Edisi Tahun Baru Imlek 2569 di Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Ia optimistis penjualan emas tersebut dapat terealisasi dengan baik sepanjang tahun ini, tanpa adanya pasar ekspor baru. Saat ini, ekspor emas Antam dilakukan ke negara-negara seperti Jepang, Singapura, dan Thailand.

Untuk menggenjot penjualan emas, perseroan berencana bekerja sama dengan para pelaku bisnis dengan konsep reseller. Sebelum memulai kerja sama, manajemen bakal melakukan uji kemampuan seberapa banyak emas yang dijual oleh calon mitra.

Pada 2017, Antam memproyeksi capaian penjualan di atas Rp10 triliun atau lebih besar dari realisasi tahun sebelumnya Rp9,1 triliun. Al hasil, laba bersih pun diperkirakan bertumbuh sepanjang tahun lalu. 

"Pada tahun lalu, kita berhasil menjual sebanyak 11,7 ton emas atau setara dengan Rp7 triliun," sambungnya.

Ia melanjutkan, penjualan emas selama 2017 lebih banyak dilakukan di pasar domestik. Sementara produksi emas di tambang Pongkor dan Cibaliung pada tahun tersebut sebanyak 1,9 ton. 

Pada kesempatan serupa, Direktur Pemasaran Tatang Hendra menambahkan, Antam akan meluncurkan emas batangan batik seri dua pada tahun ini.

"Hal ini mengingat kesuksesan penjualan emas batangan batik beberapa tahun silam. Nantinya, emas batangan batik ini akan memiliki kualitas dan produksi lebih baik lagi," ujar Tatang. (imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 11:17 WIB

Koku Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar US$2 Juta Dari Co-Founder Tencent

Pendanaan Pra-Seri A ini dipimpin oleh Jason Zeng, Co-founder Tencent Holdings dan pendiri perusahaan angel investment asal China, Decent Capital.

Perkebunan kelapa

Sabtu, 20 April 2019 - 11:05 WIB

Kemenperin Pastikan Bisnis Industri Olahan Kelapa di Indonesia Masih Sangat Prospektif

Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan…

Oppo F11 Pro (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 10:59 WIB

Masa Pre-order Selesai, Smartphone Oppo F11 Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Perangkat Oppo F11 menjadi favorit karena kemampuan kamera belakangnya untuk mengambil foto portrait memukau dalam gelap, memori besar, pengisian daya cepat, serta harganya yang cukup terjangkau,…

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

Sabtu, 20 April 2019 - 10:32 WIB

Peringati Harkonas, YLKI Minta Pemerintah Serius Lindungi Konsumen

Setiap 20 April, diperingati sebagai Hari Konsumen Nasional, atau Harkonas yang tak bisa dilepaskan dari UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Pasalnya Harkonas mengacu pada…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Sabtu, 20 April 2019 - 10:05 WIB

Kemenperin Pacu Hilirisasi Komoditas Kelapa Terpadu dari Jambi Sampai Gorontalo

Kementerian Perindustrian semakian giat memacu hilirisasi komoditas kelapa agar menjadi produk industri dalam negeri yang bernilai tambah tinggi.