Hotel Berbintang Pekanbaru Penuh Malam Tahun Baru

Oleh : Herry Barus | Minggu, 31 Desember 2017 - 14:12 WIB

Masjid Agung An-Nur, Pekanbaru, Indonesia (Foto:http://mvslim.com)
Masjid Agung An-Nur, Pekanbaru, Indonesia (Foto:http://mvslim.com)

INDUSTRY.co.id - Pekanbaru - Bisnis perhotelan meraup untung dipenghujung tahun karena sebagian besar okupansi hotel berbintang di Kota Pekanbaru, Riau, penuh untuk perayaan malam tahun baru 2018.

Beradasarkan pantauan Antara di Pekanbaru, Minggu (31/12/2017) banyak pengunjung hotel berasal dari kabupaten/kota di Riau yang ingin menikmati malam tahun baru di Kota Pekanbaru. Pengusaha perhotelan menawarkan berbagai program untuk menarik tamu, seperti paket kombinasi pemesanan kamar dan pesta ekslusif untuk perayaan malam tahun baru di hotel.

Seperti di Grand Jatra Hotel, ke-200 kamar di hotel tersebut sudah sejak beberapa hari lalu dipesan untuk malam tahun baru.

"Kamar kami penuh 100 persen," kata Social Network Services Grand Jatra Hotel, Eka Vonnita Septiani kepada Antara.

Menurut dia, hotel berbintang empat itu setiap tahun selalu penuh pada malam tahun baru. Para tamu yang menginap berasal dari Riau dan ada juga yang dari provinsi tetangga. Rata-rata para pengunjung sudah melakukan reservasi sejak lama untuk mendapatkan kamar.

"Mudah-mudahan yang sudah reservasi kamar masuk semua," ujarnya.

Seorang warga Pekanbaru, Andika Permana (36), mengatakan menghabiskan malam tahun baru di hotel adalah pilihan yang menarik ketimbang beramai-ramai turun ke jalan raya yang selalu macet. Ia memesan kamar hotel bersama keluarganya untuk tahun baru, sekaligus sebagai hadiah naik kelas untuk anak-anaknya.

"Apalagi beberapa hari terakhir ini hujan terus, jadi sepertinya lebih nyaman ikut acara malam tahun baru di hotel saja," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprakirakan malam pergantian tahun menuju 2018 di Provinsi Riau akan diguyur hujan.

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno, di Pekanbaru, Minggu, mengatakan kondisi cuaca pada malam hari akan cerah berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di daerah berjuluk "Bumi Lancang Kuning" itu.

"Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi hampir di seluruh wilayah Riau," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Sindikasi Cimanggis Cibitung Tollways Rp 400 Miliar

Rabu, 24 April 2019 - 23:26 WIB

BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Sindikasi Cimanggis Cibitung Tollways Rp 400 Miliar

BNI Syariah turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur. Salah satunya adalah dengan berpartisipasi dalam pembiayaan sindikasi pembangunan proyek jalan tol.Terbaru, BNI Syariah ikut…

Iffan Suryanto-President Director Electrolux Indonesia, bersama Barli Asmara-Indonesia Fashion Designer dan Chandra Yudasswara-Electrolux Chef.

Rabu, 24 April 2019 - 23:18 WIB

Electrolux100YearsOfBetterLiving Wujudkan Hidup Lebih Baik bersama Electrolux

Tepat satu abad sudah Electrolux mendampingi pelanggan di seluruh dunia dengan berbagai inovasinya, membantu membentuk kehidupan yang lebih membahagiakan dan berkelanjutan bagi ratusan juta…

Direktur Utama Bank, BTN, Maryono, sedang memberikan kuliah umum di kampus Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/04/2019)

Rabu, 24 April 2019 - 22:38 WIB

Bank BTN Berharap Dunia Kampus dapat Beradaptasi dengan Teknologi Digital

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menilai dunia pendidikan perlu dibekali pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan zaman sehingga lulusannya mampu beradaptasi dengan kemajuan…

Sriyono pengrajin kain pantai Sukoharjo yang mendunia

Rabu, 24 April 2019 - 22:09 WIB

Kisah Sukses Sriyono Pengrajin Kain Pantai Sukoharjo yang Mendunia

Di Kabupaten Sukoharjo banyak pelaku UMKM yang sukses membangun usahanya setelah mendapat pinjaman bunga lunak dari LPDB melalui BPR Kartarsura Makmur.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meninjau pabrik Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan PT Schott Igar Glass

Rabu, 24 April 2019 - 20:45 WIB

Industri Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan Nasional Tambah Kapasitas Produksi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan industri kaca untuk alat-alat farmasi dan kesehatan.