INDUSTRY.co.id, Cirebon - Selain terkenal dengan destinasi wisatanya, Kota Cirebon juga mempunyai kuliner yang melegenda dan tentunya wajib dicoba saat berkunjung ke sana. Salah satunya adalah Nasi Jamblang, kuliner yang sudah ada sejak zaman Belanda ini masih eksis dan kian populer dikalangan para pecinta kuliner ataupun wisatawan.

Advertisement

Kuliner ini konon berasal dari Desa Jamblang, di Kota Cirebon. Walaupun namanya jamblang, kuliner ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan buah jamblang.

Nasi Jamblang ini tergolong unik, biasanya nasi dibungkus dengan kertas cokelat atau daun pisang, lain halnya dengan Nasi Jamblang, karena dibungkus dengan daun jati.

Advertisement

Menurut Regina, Pemandu Wisata asal Cirebon mengungkapkan, khasiat dan mengapa dibungkus dengan daun jati. "Kenapa dibungkus dengan daun jati? Karena, daun jati itu membuat nasi yang dibungkus bisa awet hingga malam," kata Regina kepada Industry.co.id, saat press tour ke Cirebon dan Kuningan, Minggu (24/12/2017).

Dengan dibungkus daun jati, Nasi Jamblang menjadi awet dan bisa menjadi buah tangan atau dimakan saat perjalanan. Ia membandingkan jika dibungkus tidak menggunakan daun jati yang hanya mampu beberapa jam saja, tetapi jika menggunakan daun jati bisa awet hingga 12 jam.

Advertisement

"Jadi, jika dibawa ke Jakarta, tidak perlu khawatir kalau bawa Nasi Jamblang selama diperjalanan, karena daun jati itu sendiri dapat membuat nasi yang dibungkus tersebut tetap awet selama 12 jam," pungkasnya, Regina.

Advertisement