Begini Rahasia Nasi Jamblang Tetap Awet Selama di Perjalanan

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 27 Desember 2017 - 12:55 WIB

Nasi Jamblang, Kuliner Khas Cirebon (Foto: Chodijah Febriyani/Industry.co.id)
Nasi Jamblang, Kuliner Khas Cirebon (Foto: Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Cirebon - Selain terkenal dengan destinasi wisatanya, Kota Cirebon juga mempunyai kuliner yang melegenda dan tentunya wajib dicoba saat berkunjung ke sana. Salah satunya adalah Nasi Jamblang, kuliner yang sudah ada sejak zaman Belanda ini masih eksis dan kian populer dikalangan para pecinta kuliner ataupun wisatawan.

Kuliner ini konon berasal dari Desa Jamblang, di Kota Cirebon. Walaupun namanya jamblang, kuliner ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan buah jamblang.

Nasi Jamblang ini tergolong unik, biasanya nasi dibungkus dengan kertas cokelat atau daun pisang, lain halnya dengan Nasi Jamblang, karena dibungkus dengan daun jati.

Menurut Regina, Pemandu Wisata asal Cirebon mengungkapkan, khasiat dan mengapa dibungkus dengan daun jati. "Kenapa dibungkus dengan daun jati? Karena, daun jati itu membuat nasi yang dibungkus bisa awet hingga malam," kata Regina kepada Industry.co.id, saat press tour ke Cirebon dan Kuningan, Minggu (24/12/2017).

Dengan dibungkus daun jati, Nasi Jamblang menjadi awet dan bisa menjadi buah tangan atau dimakan saat perjalanan. Ia membandingkan jika dibungkus tidak menggunakan daun jati yang hanya mampu beberapa jam saja, tetapi jika menggunakan daun jati bisa awet hingga 12 jam.

"Jadi, jika dibawa ke Jakarta, tidak perlu khawatir kalau bawa Nasi Jamblang selama diperjalanan, karena daun jati itu sendiri dapat membuat nasi yang dibungkus tersebut tetap awet selama 12 jam," pungkasnya, Regina.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Atal S Depari Ketua PWI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 23 April 2019 - 07:00 WIB

Ketum PWI: Secara Konstitusional Belum Ada yang Terpilih Sebagai Presiden

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal Sembiring Depari menegaskan, sebenarnya sebelum perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selesai, belum ada yang terpilih sebagai Presiden…

Pemilu 2019(Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 23 April 2019 - 06:26 WIB

Pemblokiran Jurdil2019.org Ciderai Demokrasi

Pemblokiran situs Jurdil2019.org oleh Kemenkominfo dan Bawaslu dinilai telah menciderai demokrasi, karena prosesnya tanpa peringatan terlebih dahulu. Telebih lagi, amanah UU mewajibkan pemerintah…

Mata uang Rupiah (Foto Ist)

Selasa, 23 April 2019 - 06:12 WIB

Kebijakan Fiskal Pemerintah yang Pruden Mendukung Pencapaian Target Pembangunan APBN 2019

Jakarta - Pelaksanaan APBN 2019 sampai dengan 31 Maret berjalan aman sesuai dengan kebijakan fiskal Pemerintah yang akan mendukung pencapaian target pembangunan APBN 2019. Hal ini disampaikan…

Diskusi hari bumi bersama BNI Syariah

Selasa, 23 April 2019 - 05:54 WIB

BNI Syariah Dukung UMKM Lakukan Green Activity

Jakarta - Dalam mendukung program Pemerintah yaitu SDG’s (Sustainable Development Goals) dan Green Banking, BNI Syariah berupaya untuk mendorong pengusaha UMKM dalam menerapkan green activity.…

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…