Revitalisasi Dengan Manajemen Baru Ala Aryaduta Hotel

Oleh : Burhan Abe | Rabu, 23 November 2016 - 09:21 WIB

 Aryaduta Hotel Group
Aryaduta Hotel Group

INDUSTRY.co.id - Jakarta,  Aryaduta Hotel Group saat ini sedang melakukan revitalisasi, mengambil langkah transformasi yang berani. Yang termasuk di dalam transformasi ini adalah corporate rebranding dan renovasi korporat dari sembilan hotel yang dimiliki kelompok hotel ini.

Selain itu, dalam 18 bulan ke depan Aryaduta Hotel Group juga sedang menyiapkan lima hotel dan dua lifestyle club untuk semakin mengembangkan portofolio mereka, dengan rencana pengembangan kelompok usaha lainnya di masa mendatang.

Transformasi besar-besaran ini menurut eksekutif Aryaduta adalah seperti menulis ulang  standar layanan dan produk, termasuk dalam hal pengoperasian, konsep F&B, dan implementasi sistem manajemen paperless dan berbasis cloud. Dan untuk memimpin proses transformasi ini, Aryaduta telah menunjuk hotelier terkemuka dunia, Anthony Ross.

Pria Melbourne yang namanya disegani kalangan industri perhotelan ini berelokasi ke Jakarta setelah sebelumnya bertugas sebagai Executive Vice President kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika dari kelompok Preferred Hotels & Resorts. Sedangkan sebelum itu, ia tercatat sebagai Area General Manager untuk Swire Hotels di Tiongkok.

“Saya senang dapat bertugas di Indonesia untuk Lippo Group karena mereka mempunyai komitmen untuk berinvestasi dalam industri perhotelan di garda depan, sebagaimana mereka memimpin dalam industri rumah sakit, mal dan properti,” ujar Anthony.

Dan dia semakin bersemangat dengan tugasnya, karena akan memiliki tim eksekutif yang kuat, misalnya dengan adanya Sunil Ithikatt sebagai CFO, dan Dorinda Chua di posisi VP Sales and Marketing. Selain itu di posisi VP Human Resources, ada Jahja, yang bergabung dari tim perekrutan dan pengembangan di Lippo Karawaci.

Sunil berkarier selama 20 tahun bersama Marriott International di Amerika Serikat, dan di benua Eropa dan Asia. Posisi terakhirnya di sana adalah Senior Director for Finance Operations for International Hotels di kantor pusat Marriott. Dorinda lahir di Jakarta namun pindah ke Selandia Baru semasa muda.

Dia adalah Assistant Vice President for Global Sales di Dusit International, juga pernah mengemban tugas dan posisi sebagai Director of Sales and Marketing untuk kawasan Asia Pasifik untuk Starwood, kemudian untuk Marriott.

Mengemban posisi sebagai Group Director of Operations, Sebastian Goldmann, yang berkewarganegaraan Jerman, mengasah keahliannya selama lebih dari 10 tahun di posisi manajemen hotel di Indonesia, Tiongkok dan Timur Tengah. Anggota tim eksekutif berikutnya adalah Robert Cunningham yang menjabat sebagai Group Director of Food and Beverage.

Robert Cunningham siap menggunakan pengalamannya yang begitu banyak dan menawarkan konsep kuliner yang istimewa. Dia pernah bekerja sebagai executive chef di restoran-restoran luks dari Sydney hingga London. Beberapa restoran di mana pria berkebangsaan Australia ini pernah bekerja adalah Zest di Sydney, Rive di Melbourne, dan East Hotel di Beijing, di mana dia bekerja dalam tim di bawah arahan Anthony Ross.

Setelah lulus dariUniversity of Oregon, Group Director of Marketing Communications, Elisabeth Winiartati menempati posisi di departemen secure key digital marketing di Amerika Serikat sebelum kembali ke Jakarta. Di kota ini, tak butuh lama sebelum dia diberi tanggung jawab sebagai Account Director untuk Cohn & Wolfe.

Dan untuk urusan implementasi strategi revenue management, Aryaduta memberi kepercayaan kepada Angga Sarahq Putra untuk menjabat sebagai Group Director of Revenue Management. Dia bergabung dengan Aryaduta setelah sebelumnya bekerja di Unity Hospitality Management dengan posisi yang sama. Sebelum itu, dia bekerja untuk Shangri-La Hotel.

Yang terakhir adalah I Nyoman Sutanaya dari Bali, yang mendapat kepercayaan sebagai Group Director of Technical Services setelah sebelumnya menempuh karier yang memuaskan di banyak tempat termasuk bersama W Resort di Koh Samui, Thailand, dan bersama Park Hyatt di Siam Reap, Kamboja.

“Jadi, dengan ide seperti ini dan digabungkan dengan konsep klasik-kontemporer a la Indonesia, Anda akan melihat revitalisasi sesungguhnya, ‘new’ Aryaduta. Selain itu, kami juga punya kejutan berupa peluncuran brand hotel baru yang segera akan kami umumkan.”

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bag Pictures Produksi Film Horor Kerjasama dengan Perusahaan Film Malaysia

Rabu, 18 September 2019 - 22:00 WIB

Bag Pictures Produksi Film Horor Kerjasama dengan Perusahaan Film Malaysia

Sepertinya film genre horor yang tengah digemari penikmat film menginpirasi Bagiono pemilik rumah produksi Bag Pictures.

Sutedja Sidarta Darmono, Presiden Direktur Jababeka Residence

Rabu, 18 September 2019 - 21:25 WIB

Sutedja Sidarta Darmono: Kedepan, Kawasan Timur Jakarta Akan Sangat Hebat

Melihat indikator dan potensi yang ada, dalam sepuluh tahun ke depan, kawasan Timur Jakarta diyakini bakal bersaing, bahkan melebihi wilayah Barat Jakarta.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Rabu, 18 September 2019 - 21:01 WIB

Kementerian PUPR Mendapat Alokasi Anggaran Rp 120,21 Triliun Pada Tahun 2020

Alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam RAPBN TA 2020 disetujui Komisi V DPR RI sebesar Rp 120,21 triliun.

Bukalapak Bermitra Dengan Pluang Sediakan Produk Investasi Cicil Emas

Rabu, 18 September 2019 - 20:41 WIB

Bukalapak Bermitra Dengan Pluang Sediakan Produk Investasi Cicil Emas

Melalui produk terbaru tersebut, pelanggan dapat mengikuti investasi mulai dari 1 gram emas dengan masa cicilan paling sedikit 3 bulan, sesuai harga yang ditetapkan saat awal pembelian.

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara

Rabu, 18 September 2019 - 20:05 WIB

Kemenperin Bentuk Ekosistem Industri 4.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah merumuskan pembentukan ekosistem industri 4.0. Ada lima poin mengenai manfaat dari ekosistem tersebut.