Tingkatkan Kualitas Layanan, Semen Gresik Gelar Program Sopir Hebat

Oleh : Hariyanto | Senin, 25 Desember 2017 - 18:18 WIB

Semen Gresik (ist)
Semen Gresik (ist)

INDUSTRY co.id -Tuban - Semen Gresik terus meningkatkan kualitas layanan melalui strategi mengerahkan ekspeditur semen bernama program Sobat atau sopir hebat.

Kepala Departemen Penjualan Semen Gresik Dapan Duparman menjelaskan, untuk pelaksanaan juga disediakan packing plant, dan gudang penyangga untuk memastikan pemenuhan kebutuhan pelanggan, melalui program Sobat yang diluncurkan sehari lalu. 

"Program Sobat merupakan program loyalitas berbasis digital dan marketing approach untuk para pengendara kendaraan ekspeditur," kata Dapan di Tuban, Senin (25/12/2017).

Selama periode yang ditentukan, lanjut Dapan, para pengendara atau sopir, setiap bulan memperoleh poin berdasarkan kinerja pengiriman. Poin yang terkumpul akan dikompetisikan melalui mekanisme ranking dan undian.

"Para peserta berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah. Program ini salah satu bentuk apresiasi kepada pengendara ekpeditur. Semakin tinggi kinerjanya, maka akan semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan hadiah," kata Daman.

Ia menambahkan program ini juga sebagai wujud terima kasih sekaligus bentuk kepedulian sosial Semen Gresik atas kinerja para pengendara yang turut mendukung kinerja penjualan produk Semen Gresik.

Menurut informasi data yang diperoleh, hingga November 2017, Semen Gresik memiliki lebih dari 22 ribu pelanggan toko dengan total realisasi penjualan sebesar 14,08 juta ton dengan penguasaan pangsa pasar di Indonesia sebesar 23,2 %.

"Hal tersebut dapat terwujud juga berkat usaha para pengendara ekspeditur dalam memastikan pendistribusian semen sampai ke pelanggan dengan tepat waktu," katanya.

Ia mengharapkan program ini akan mampu mengoptimalkan kinerja distribusi sehingga dapat meningkatkan tingkat kepuasan dan kualitas hubungan pelanggan yang pada akhirnya mampu mendongkrak volume penjualan ke depannya.

Kepala Departemen Distribusi dan Transportasi Semen Gresik Wahyu Purnomo menyatakan usaha untuk mencapai supply chain excellence serta memastikan order dapat dikirim tepat waktu dan tepat jumlah kepada pelanggan.

Untuk mendukung upaya tersebut program ini diluncurkan, sekaligus memastikan bahwa target penjualan sebesar 17,18 juta ton pada 2018 dapat seluruhnya didistribusikan ke pelanggan.

Wahyu menambahkan, program ini akan diikuti oleh kurang lebih 4 ribu pengendara ekspeditur. "Untuk memaksimalkan efektivitas dari program ini, maka diharapkan semua pengendara ekspeditur tersebut khususnya dari Kabupaten Tuban dan Rembang, Jawa Tengah, dapat seluruhnya berpartisipasi," kata Wahyu. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Blockchain

Kamis, 18 April 2019 - 17:10 WIB

Jelajahi Pasar Blockchain Indonesia, TTC Gandeng Tokocrypto dan Infonesia

Blockchain proyek dari Singapura, TTC Foundation resmi bekerjasama dengan Tokocrypto dan Infonesia sebagai bagian dari strategi memasuki pasar Indonesia. Melalui kerja sama ini, TTC Foundation…

Fujitsu Indonesia

Kamis, 18 April 2019 - 16:06 WIB

Tahun 2019, Fujitsu Indonesia Bidik Pertumbuhan Usaha Hingga Double Digit

PT Fujitsu Indonesia optimis penjulan di tahun 2019 akan tumbuh mencapai double digit. Pasalnya, segmen pasar yang disasar oleh perusahaan masih mempunyai peluang yang cukup besar di Indonesia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melihat salah satu AMMDes

Kamis, 18 April 2019 - 15:10 WIB

Sejak Diluncurkan Agustus 2018, AMMDes Raih Banyak Pujian

Pengembangan Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) diapresiasi banyak pihak karena mampu memberikan beragam manfaat bagi kebutuhan masyarakat desa. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Kamis, 18 April 2019 - 14:38 WIB

BNI Syariah Targetkan Pembukaan Rekening Online diakhir 2019

Jakarta - BNI Syariah menargetkan pembukaan rekening online di kuartal 4 2019. Pembukaan rekening online merupakan salah satu strategi yang dilakukan BNI Syariah untuk meningkatkan layanan di…

Mantan Napi Terorisme Sukses Kembangkan Koperasi di Pesantren-Pesantren

Kamis, 18 April 2019 - 14:11 WIB

Cerita Mantan Napi Terorisme Sukses Kembangkan Koperasi ke Pesantren-Pesantren

Koperasi Komunitas Mantan Narapidana teroris dan Gerakan Aktivis Radikal (Kontantragis) yang didirikan di Bandung pada 28 Oktober 2017 sukses memperluas pasar dengan produk unggulan kopi, sabun,…