PT Pusri Tingkatkan Efisiensi Pabrik Tingkatkan Daya Saing

Oleh : Herry Barus | Minggu, 24 Desember 2017 - 18:00 WIB

Pupuk Sriwijaya. (Foto: IST)
Pupuk Sriwijaya. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Palembang - PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang fokus menggenjot efisensi sejumlah pabrik untuk meningkatkan daya saing produk di tengah tingginya persaingan.

Direktur Utama PT Pusri Mulyono Prawiro di Palembang, Sabtu (23/12/2017) mengatakan perusahaannya sejauh ini telah menuntaskan pembangunan Pabrik Pusri II B dan telah menutup operasi pabrik Pusri II yang sudah tua dan boros.

"Ke depan, perusahaan akan merencanakan restrukturisasi pabrik Pusri III dan Pusri IV dan saat ini sudah tahap perencanaan awal," kata Mulyono yang dijumpai seusai peringatan HUT Pusri.

Ia mengatakan pabrik Pusri II B terbukti lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar sehingga perusahaan berhasil meningkatkan produksi pupuk urea hingga 10 persen.

Hal ini sesuai dengan alur kebijakan Pupuk Indonesia Holding yang mendorong Pusri menghasilkan produk pupuk yang murah namun tetap berkualitas dalam kaitan meningkatkan daya saing.

Seperti diketahui saat ini, Pusri masih berkutat pada persoalan mahalnya pembelian gas yakni masih enam dolar AS per MMBTU. Sedangkan di sisi lain, seperti China membeli gas dengan harga hanya empat dolar AS per MMBTU.

Tantangan lainnya, produksi pupuk urea di pasaran internasional juga melebihi permintaan sehingga peluang untuk merambah ke pasar luar negeri juga menjadi kecil.

Untuk itu, selain efisiensi bahan bakar dengan mengkombinasikan melalui pemakaian batu bara, Pusri juga mengenjot inovasi produk terutama turunan kimia dari urea dan yang tak kalah penting juga merambah bisnis pupuk NPK dengan telah mendirikan pabriknya yakni Pabrik NPK Fusion I dan Pabrik NPK Fusion II yang saat ini dalam pengerjaan.

"Untuk pemasaran produk NPK ini, Pusri akan menjual ke petani-petani perkebunan seperti kopi, karet dan sawit yang ada di Sumsel," kata dia seperti dilansir Antara.

Pusri sebelumnya sudah sukses membangun pabrik NPK Fusion I dengan menghasilkan 100 ton pupuk per tahun, kini Pusri membangun NPK Fusion II yang ditargetkan selesai pada 2019.

Perusahaan plat merah ini membidik bisnis pupuk NPK karena penggunaan pupuk majemuk sedang tinggi permintaannya seiring dengan program ketahanan pangan pemerintah.

Selain itu, bisnis pupuk NPK ini seiring dengan visi misi perusahaan yang ingin menjadi pabrik pupuk berdaya saing tinggi dan berkelanjutan. Seperti diketahui, pabrik yang dibangun ini berdekatan dengan pabrik Pusri 2B menggunakan tenologi terkini.

Pusri juga harus melihat peluang perluasan pasar mengingat produk NPK ini dapat juga digunakan pekebunan sawit dan karet karena pada 2021 diperkirakan Pupuk Indonesia akan memproduksi sekitar 6 juta ton NPK. Sementara saat ini baru mencapai 3,4 juta ton.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…