INDUSTRY.co.id - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel) telah mengedarkan uang baru dari 11 pecahan uang rupiah tahun emisi 2016.

"Sejak peluncuran uang itu pada 19 Desember 2016 lalu, hingga saat ini sudah tersebar sebanyak Rp94 miliar," kata Kepala KPw BI Sulsel Wiwiek Sisto Widayat pada ekspose kinerja Perbankan, di Makassar, Rabu (4/1).

Dia mengatakan, Bank Indonesia selaku bank sentral, salah satu tugasnya adalah mendistribusikan uang baru untuk mengganti uang lusuh atau rusak. Hal itu dilakukan melalui ekspedisi kas keliling di Kabupaten Selayar, Sulsel.

Menurut dia, dengan uang baru itu diharapkan pengamanannya lebih ketat, sehingga kecil kemungkinan untuk dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dalam perencanaan pengeluaran uang rupiah baru itu, lanjut dia, pihak BI sudah berkoordinasi dengan pemerintah, termasuk penetapan gambar pahlawan nasional pada bagian depan uang rupiah tersebut.

"Dengan dikeluarkan dan diedarkan 11 pecahan rupiah, maka sudah resmi digunakan sebagai alat pembayaran dan transaksi. Sedangkan uang yang lama mansih bisa digunakan juga," kata Wiwiek kepada Antara.

Mengenai batas waktu penggunaaan uang lama, diakui belum diketahui, namun jika sudah ada kebijakan pemerintah untuk penarikan uang lama dan penggunaan uang baru itu, tentu akan diikuti.

"Jadi, kita belum tahu sampai kapan, tapi kalau sudah ada surat keputusan pemerintan nanti, maka semua harus mengikutinya," ujarnya pula.(Hrb)