INDUSTRY.co.id - Jakarta-Mandiri Syariah menyatakan siap menekan biaya overhead atau biaya operasional yang bagian dari pelaporan komponen suku bunga dasar kredit (SBDK) yang belum rendah.
Tentunya sebagai bank syariah menginginkan itu bisa segera terealisasi karena menyangkut margin pembiayaan perbankan.
"Overhead tinggi, masih investasi cabang dan IT, terkait provisi, bank konven bisa 2,5% dan kita 4,5%. Kami menuju ke sana. Awalnya 5%, namun dengan cost of fund lebih rendah akan kompetitif," kata dia di Jakarta, Rabu (20/12/2017).
Selain itu, kata dia aqad yang ditransaksikan didominasi murobaha, namun siap menggunakan aqad musyarokah satu sisi secara IT belum sampai ke sana.
Untuk aqad musyarokah, lanjut dia, membutuhkan kepercayaan.
"Tentu unsur kepercayaan untuk merealisasi, itu ada pendampingan yang harus ada sekaligus memperhatikan perkembangan bisnisnya," katanya.