INDUSTRY.co.id - Jakarta- Ekonom DBS Group Research Gundy Cahyadi mengatakan, Indonesia sebagai salah satu negara dengan fundamental ekonomi terkuat di kawasan Asia Tenggara akan semakin tumbuh cepat pada 2018.
"Kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan naik jadi 5,3 persen dan 5,4 persen pada 2018 dan 2019," kata Gundy Cahyadi, Senin (11/1/2017)
Menurut dia, sejumlah indikator ekonomi Indonesia menunjukkan performa prima, seperti rasio utang pemerintah yang berada di bawah 30 persen dari PDB, salah satu yang terendah di antara negara-negara berkembang.
Ia berpendapat pemerintahan yang stabil dan risiko politik relatif rendah, menjadikan ekonomi Indonesia berpotensi untuk bergerak lebih cepat dalam beberapa tahun mendatang.
Faktor eksternal, lanjutnya, menjadi penarik utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama yang berasal dari kenaikan harga komoditas.
Sebagaimana diwartakan, Direktur Corporate Affairs Asian Agri, Fadhil Hasan, meyakini sektor komoditas Indonesia mampu tumbuh lebih baik di 2018 sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi.
Peneliti di The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menambahkan kinerja sektor komoditas berkaitan dengan harga minyak dunia.
Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2018 berkisar 5,05-5,2 persen, atau lebih rendah dari target yang ditetapkan oleh pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar 5,4 persen.
Ketua Umum Apindo Hariyadi B Sukamdani mengatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2018 tersebut berdasarkan evaluasi yang dilakukan kalangan pelaku usaha selama 2017. Jika tidak ada perubahan yang signifikan, maka pertumbuhan ekonomi akan lebih rendah dari target pemerintah.
Pemerintah diharapkan berupaya memperbaiki motor-motor produktif penggerak ekonomi antara lain sektor industri konvensional dan sektor-sektor baru seperti pariwisata dan industri kreatif, mengingat 2018 merupakan tahun politik yang bisa berdampak terhadap perekonomian Indonesia. (Ant)