INDUSTRY co.id -Jakarta - Salah satu produsen smartphone asal china, Gionne hari ini mengumumkan kehadiranya di Indonesia setelah berhasil berkembang pesat dalam16 tahun terakhir di pasar smartphone global  dengan produknya yang tersedia di lebih dari 13 negara, termasuk Tiongkok, UAE, India, Nigeria, Mesir, Kenya, Nepal, Thailand, Myanmar, Kazakhstan, Filipina, Vietnam, Georgia dan Negara lainnya.

Advertisement

CEO Gionee, David Yeung mengatakan, dengan kesuksesannya di Negara lain, ia merasa inilah waktu yang tepat untuk memperkenalkan Gionee di Indonesia, yang merupakan pasar smartphone terbesar ke-2 di Asia Tenggara.

"Sebagai sebuah negara berkembang, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, dengan konsumen yang menginginkan produk smartphone unggulan namun dengan harga terjangkau, sehingga dapat memenuhi kebutuhan gaya hidup mereka," ungkap Yeung di Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Advertisement

Seiring dengan peluncuran Gionee, Cinta Laura Kiehl dipilih dan dinobatkan sebagai Brand Ambassador dari Gionee untuk Indonesia. 

“Cinta adalah Brand Ambassador yang paling tepat untuk Gionee karena kepribadiannya yang mencerminkan Gionee. Dengan karakter yang inspirasional, tekun, berprinsip dan murah hati, yang mana kami di Gionee sangat menghargai segala bentuk usaha di perusahaan kami. Selain itu semangat Cinta dalam mengerjar impian di Amerika Serikat sama halnya dengan semangat kami untuk Indonesia,” kata Yeung.

Advertisement

Salah satu produk andalan yang diluncurkan oleh Gionee di Indonesia adalah M7 Power. Selain memiliki teknologi yang hebat, M7 Power dilengkapi dengan layar 18:9 FullView Display berukuran 6 inch. ponsel ini pun dilengkapi dengan baterai yang berkapasitas besar dan tahan lama, yakni Baterai Super 5.000mAh.

Para pelanggan dapat merasakan pengalaman menggunakan smartphone dengan SIM tunggal mode Standby Power hingga 833 jam; atau mendengarkan musik selama 131 jam; atau menonton 7 film berdurasi panjang secara maraton hingga 16 jam; atau menikmati waktu telepon selama 56 jam. Dengan pemakaian tersebut, baterai hanya akan kehilangan 20% dari masa pakainya setelah 800 kali charge dan discharge penuh. 

Advertisement