INDUSTRY.co.id, Jakarta - Selain wisata religi, wisata alam, wisata bahari, wisata buatan, wisata kuliner serta wisata sejarah, Kabupaten Sumenep juga mempunyai destinasi wisata kesehatan. Destinasi tersebut yakni adalah Gili Iyang. Diketahui, Gili Iyang merupakan destinasi yang mempunyai kadar oksigen tertinggi di dunia, sebelumnya Yordania adalah yang pertama.
 
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Sufiyanto mengatakan, "Pulau ini merupakan pulau oksigen karena memiliki kadar oksigen tertinggi tingkat dunia setelah Yordania yang mencapai 21,5 persen. Sehingga udara terasa sejuk seperti berada di dalam ruangan ber AC. Dan, banyak penduduk di Pulau Giliyang yang hingga kini sudah berusia lebih dari 100 tahun, dan semuanya hidup sehat di sana," katanya saat ditemui sehabis launching Visit and Calendar of Event Sumenep 2018 di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (5/12/2017)

Sufiyanto juga mengungkapkan, saat ini semakin banyak wisatawan domestik ataupun wisatawan mancanegara yang berkunjung untuk melakukan terapi kesehatan. "Saat ini, wisatawan nasional maupun dari luar juga ada, terutama dari Cina, itu memang mereka suka terapi-terapi kesehatan," lanjutnya.

Adapun banyak penelitian yang dilakukan terkait mengapa kadar oksigen yang tinggi di Gili Iyang. "Sudah melakukan penelitian kenapa sumber dan oksigen di Gili Iyang tinggi. Sementara, mereka masih mengatakan karena ada banyak gua. Ada tujuh gua di sana, kalau tanaman tidak begitu banyak," jelasnya.

Ia mengatakan, di Jawa Timur ada suatu komunitas orang sakit atau komunitas orang pemberi penyembuhan penyakit. "Misalnya, Saya yang di dalam komunitas tersebut, lalu saya bawa pasien-pasien Saya dan bawa ke sana untuk penyembuhan atau terapi," sambung Sufiyanto.

Sementara, menurut Bupati Kabupaten Sumenep, Busyro Karim mengungkapkan bahwa Gili Iyang ini merupakan wisata kesehatan berbasis warga. Karena, tidak hanya sekedar wisata kesehatan, meningkatkan kreatifitasnya dengan kerajinannya saja, tetapi juga rumah warga disewakan selain homestay yang dibangun.

"tentu saja diantaranya untuk menyambut wisatwan kita sudah melakukan sosialisasi penyiapan mental dengan  untuk menyambut wisatawan dan itu sudah beberapa tahun ini kita lakukan," imbuhnya.

Adapun destinasi wisata lain yang terdapat di Gili Iyang, yakni seperti Pantai Batu Cangge, Pantai Ropet, Gua Air, Gua Sarepa, fosil ikan paus.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Gili Iyang, wisatawan dapat menempuh perjalanan dengan becak ke Terminal Angkutan Umum lalu ke Pelabuhan Dungkek, Sumenep. Setelah itu dilanjutkan dengan perahu angkutan reguler menuju Pulau Gili Iyang.