INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian, Airlangga menyampaikan keyakinannya bahwa program e-Smart IKM mampu meningkatkan penguasaan pasar perdagangan elektronik dari produk-produk asli Indonesia, baik di tingkat domestik maupun global.

"Apalagi, saat ini sedang terjadi tren peralihan transaksi dari pasar offline ke pasar online,"  ujar Airlangga di Jakarta (4/12/2017).

Bahkan, lanjutnya, dengan menggunakan teknologi digital untuk promosi produk secara online, para pelaku IKM juga diproyeksi memperoleh keuntungan yang lebih signifikan hingga 80 persen dan menjadi 17 kali lebih inovatif.  

Menurut Airlangga, dalam pengembangan teknologi digital di sektor industri, pemerintah Indonesia dan Singapura telah sepakat bersinergi pada tahun depan untuk memasarkan komoditas yang paling laris dan banyak dipasarkan secara lebih luas melalui online, seperti makanan dan minuman.

"Kami akan kembangkan innovation center dan safety food, misalnya inovasi kemasan dan daya tahan. Sehingga memiliki standar produk yang sama agar bisa dikirim ke pasar ASEAN dan lainnya," katanya

Upaya ini dilakukan Kemenperin tidak hanya untuk perusahaan besar, tetapi juga IKM. "Sehingga nantinya industri besar maupun IKM dapat berdaya saing di pasar global," tutupnya.