Bungasari Flour Mills Alokasikan US$ 42 Juta Bangun Pabrik Kedua di Cilegon

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 08 November 2017 - 20:57 WIB

2018 Bungasari Flour Mills Indonesia Tambah Pabrik Keduanya di Cilegon dengan alokasi dana capai US$ 42 Juta
2018 Bungasari Flour Mills Indonesia Tambah Pabrik Keduanya di Cilegon dengan alokasi dana capai US$ 42 Juta

INDUSTRY.co.id, Cilegon - Produsen terigu terkemuka, PT Bungasari Flour Mills akan membangun pabrik keduanya di kawasan Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera, Cilegon –Banten. Pihaknya mengalokasikan dana US$ 42 juta dalam membangun pabrik kedua tersebut yang akan dibangun tahun 2018.

“Pabrik kedua ini berada diatas lahan 11 hektar yang saat ini baru terpakai 6 hektar. Pabrik kedua ini akan meningkatkan kapasitas produksi dua kali lipat secara bertahap. Dimana produksi  saat ini baru 1.500 ton,” kata  Sales & Director Marketing PT Bungasari Mills Indonesia, saat kunjungan pabrik di Cilegon, Rabu (8/11/2017)

Ia mengatakan, pabrik Bungasari berlokasi diarea yang sangat strategis antara dua koridor kawasan utama Indonesia di sisi kawasan pelabuhan Cigading yang memudahkan alur penerimaan bahan baku di pabrik, sehingga meningkatkan efesiensi rantai suplai.

Bungasari Flour Mills Indonesia berhasil merebut pangsa pasar sebesar 6 persen hanya dalam tempo 6 tahun beroperasi.  Saat ini memiliki ragam produk mencapai 135 varian dan 50 varian khusus lokal. “Untuk pertumbuhannya sendiri pertahun mencapai 5 persen dengan revenue mencapai Rp 2 triliun pertahun,” ujanya

Dikatakannya, untuk bahan baku produksi masih diekspor dari beberapa negara seperti Australia, Canada, Amerika, dan Rusia. Bungasari tidak hanya memenuhi kebutuhan nasional tapi juga mengekspor ke beberapa negara seperti Hongkong, China dan Korea. Dari segi bisnis yang terbesar masih di dominasi segmen industri mencapai 55 persen dan 45 persen pasar tradisional. Untuk harganya pun berkisar dimulai dari Rp 115 ribu hingga Rp 250 ribu per kilo.

Tiga hal yang menjadi point utama bisnis dari Bungasari ialah, memperhatikan kualitas bahan baku, harga yang bersaing serta layanan servis bagi customer yang optimal.  “Mempertahankan customer itu menjadi yang susah. Karena itu, untuk menjadikan kita dari manajemen tertinggi harus menjalin hubungan baik dengan customer hingga end user,” paparnya

PT Bungasari Flour Mills Indonesia berdiri pada Februari 2012, merupakan hasil sinergi dari tiga kekuatan besar sebagai pemegang saham yakni FKS Group (Indonesia ) dengan kepemilikian saham 40 persen, Toyota Tsusho Corp (Jepang) 30 persen kepemilikan saham, dan Malayan Flour Mills Berhad (Malaysia) dengan kepemilikan saham 30 persen.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

realme X2 Pro

Jumat, 06 Desember 2019 - 22:00 WIB

Ini Fitur-Fitur Yang Menjadikan realme X2 Pro The Real Flagship King

Setelah sukses meluncurkan produk-produk terbaik di segmen kelas menengah, 27 November lalu realme resmi bertarung ke pasar smartphone premium dengan meluncurkan realme X2 Pro.

Boyband EXO

Jumat, 06 Desember 2019 - 18:01 WIB

Menelisik 7 Tahun Perjalanan Karier dari Boyband EXO

Setelah tiga tahun lamanya, boyband ternama asal Korea Selatan, EXO kembali menggelar konser di Indonesia pada tanggal 23 November 2019 kemarin. Tak pelak, konser bertajuk EXO PLANET #5 EXplOration…

Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Jumat, 06 Desember 2019 - 18:00 WIB

Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Dewan Komisaris Garuda Indonesia pada hari ini, Jumat (6/12/2019) telah menyampaikan SK Dewan Komisaris No. DEKOM/SKEP/011/2019 tanggal 5 Desember 2019 yang menetapkan Fuad Rizal sebagai Plt.…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Jumat, 06 Desember 2019 - 16:30 WIB

BNI Syariah Raih Penghargaan Pariwara Tidak Langsung OJK

Jakarta - BNI Syariah meraih penghargaan Pariwara Tidak Langsung Terbaik Sektor Jasa Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019. Penghargaan ini diberikan dalam acara Malam Penganugerahan…

Presiden Joko Widodo saat meresmikan pabrik baru polyethylene PT Chandra Asri Petrochemical (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 06 Desember 2019 - 15:40 WIB

Resmikan Pabrik Baru Polyethylene Chandra Asri, Jokowi Optimis Indonesia Bakal Stop Impor Petrokimia 4 Tahun Kedepan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik baru polyethylene milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) dengan kapasitas produksi mencapai 400 ribu ton per tahun. Dengan tambahan…