INDUSTRY.co.id - Jakarta-- Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Korps Alumni HMI (KAHMI), di Istana Negara, beberapa waktu lalu menghasilkan sejumlah target penting. Salah satunya, percepatan program peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Presiden menjelaskan bahwa prioritas program pembangunan saat ini adalah menata wilayah dan infrastruktur,” ujar Ketua BPP Himpunan Pengusaha KAHMI (Hipka), Kamrussamad usai bertemu Presiden, di Jakarta.

Selanjutnya Kamrussamad  mengatakan setelah target ini dicapai 50%, akan dilakukan dengan percepatan program peningkatan SDM akan dilakukan. “Salah satunya melalui optimalisasi fungsi politeknik dan balai latihan kerja. Juga dengan lembaga pelatihan SDM lainnya,” ujarnya.

Peningkatan kualitas SDM selaras dengan Impian Indonesia 2015-2085 yang dilontarkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Disebutkan bahwa kecerdasan SDM Indonesia harus mampu menggungguli bangsa-bansa lain di dunia.

"Hipka mendorong kualitas SDM, khususnya di bidang kewirausahaan sehingga alumni KAHMI menjadi insan yang mandiri," papar Kamrussamad yang juga pengurus Kadin Indonesia.

Dalam  pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, Kamrussamad didampingi oleh Almuni HMI lainnya  di antaranya adalah Mahfud MD, Akbar tandjung, dan ada 48 pengurus KAHMI lainnya

Menurut Kamrussamad,  Presiden juga berkenan untuk hadir dan membuka Musyawarah Nasional (Munas) KAHMi yang digelar pada 17 November 2017 jam 19.00 WIB di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Selain itu, Presiden akan menggelar rapat kembali dengan jajarannya untuk memutuskan Prof Lafran Pane (Pendiri HMI) sebagai Pahlawan nasional. “Gelar itu akan dianugerahkan pada 9 November 2017,” jelas Kamrussamad.

Munas KAHMI ke-10 akan digelar sepanjang 17-19 November 2017 di Medan. Agenda utama Munas kali ini adalah pemilihan Presidium Majelis Nasional KAHMI masa bhakti 2017-2022. (AMZ)