Peroleh Rekor MURI, Quick Chicken Buka 50 Gerai Secara Serentak

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 04 November 2017 - 06:15 WIB

Peroleh Rekor MURI, Quick Chicken Buka 50 Gerai Secara Serentak (Foto Kormen)
Peroleh Rekor MURI, Quick Chicken Buka 50 Gerai Secara Serentak (Foto Kormen)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Quick Chicken Indonesia yang telah diakui sebagai pionir brand fried chicken lokal asal Indonesia selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelanggannya.

Sebagai destinasi kuliner bercita rasa tinggi dengan harga terjangkau, Quick Chicken,  terus melebarkan sayapnya tanpa mengurangi standar kualitas produk yang disajikan.

Pada Kamis 26 Oktober 2017, Quick Chicken sukses membuka 50 gerai baru secara serentak dalam satu hari, yang tersebar di Serang, Tangerang, Jakarta, Depok, Karawang, Purwokerto, Yogyakarta, Semarang dan Luwuk.

Akibat pembukaan gerai baru sebanyak itu, Quick Chicken sukses meraih penghargaan Rekor MURI dengan kategori Pembukaan 50 Gerai Serentak dan Terbanyak dalam Satu Hari.

 Piagam penghargaan rekor tersebut diserahkan oleh Senior Manager MURI Triyono yang mewakili Pendiri MURI Jaya Suprana kepada Founder & CEO Quick Chicken Indonesia Bedi Zubaedi di Hotel Fairmont Jakarta, Jumat, (3/11/2017).

"Rekor ini bukan nasional, tetapi rekor dunia," kata Triyono saat menyerahkan Piagam Penghargaan Rekor MURI tersebut.

Quick Chicken yang telah memiliki pengalaman selama 17 tahun dalam dunia makanan cepat saji ini yakin, di tahun 2017 akan memiliki lebih dari 300 gerai dan bertambah hingga 1000 gerai pada akhir tahun 2018.

Dengan beroperasinya 50 gerai baru tersebut, saat ini Quick Chicken yang dikenal sebagai pionir brand fried chicken lokal Indonesia tersebut telah mengoperasikan sebanyak 230 gerai. Sekitar 80 gerai diantaranya berstatus franchise. Gerai-gerai tadi berbentuk restoran maupun kontainer.

Founder & CEO Quick Chicken Indonesia, Bedi Zubaedi menyatakan, pihaknya memahami banyak masyarakat Indonesia yang hidup dalam kondisi serba kekurangan. Karena itu, dengan harga yang terjangkau dan bergizi, Quick Chicken, dapat menjadi solusi dan bisa dinikmati semua masyarakat Indonesia.

“Komitmen kami untuk terus melakukan pengembangan bisnis dengan tujuan menyajikan makanan bergizi, bercita rasa tinggi dengan harga yang terjangkau,”ujarnya.

Menurutnya, Quick Chicken,  hingga akhir 2017 pihaknya menargetkan memiliki sedikitnya 300 gerai dari saat ini sebanyak 230 gerai. Sementara sepanjang tahun 2018 Quick Chicken memasang target membuka 700 gerai. “Ya di penghujung 2018 kami sudah memiliki lebih dari 1.000 gerai,” ujar Bedi, semangat.

Bedi yakin target tersebut akan tercapai lantaran pihaknya telah menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak diantaranya Alfamidi, Pertamina, serta stasiun commuter line. “Kerjasama itu memugkinkan kami untuk membuka gerai Quick Chicken di lokasi milik perusahaan tersebut,” ujarnya.

Ambisi Quick Chicken memperluas pasar tentu saja diiringi dengan kebutuhan dana yang tidak sedikit. Hingga akhir tahun 2018 perusahaan cepat saji yang diolah dari bahan baku lokal dan rempah-rempah lokal tersebut membutuhkan dana sedikitnya Rp 3 triliun.

Direktur Utama PT Quick Chicken Indonesia Amy Janti Gorat mengatakan anggarakan belanja modal tersebut tidak hanya dialokasikan untuk pembukaan gerai baru tapi juga pembangunan training centre serta pusat logistik serta pembangunan pabrik bumbu dan ayam olahan. “Fasilitas tadi dibutuhkan seiring rencana kami untuk menambah 1.000 gerai di seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2018,” ujarnya.

Adapun sumber dananya menurut Amy pihaknya telah mendapat tawaran fasilitas kredit dari sejumlah bank. Dimungkinkan juga pihaknya membuka diri masuknya investor yang akan mengucurkan dana investasi tersebut.

“Ketertarikan bank dan investor untuk membantu mengembangkan bisnis Quick Chicken, tidak lain lantaran potensi bisnis serta keunggulan cita rasa produk Quick Chicken. Ini terlihat dari omzet tiap gerai yang bisa mencapai 90% dari target yang ditetapkan,”paparnya.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danone-AQUA raih Penghargaan Industri Hijau

Senin, 16 Desember 2019 - 16:41 WIB

15 Pabrik Danone-AQUA Raih Penghargaan Hijau 2019 dari Kemenperin

Danone-AQUA mendapatkan Penghargaan Industri Hijau 2019 melalui 15 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas upaya Danone-AQUA yang secara aktif dan bijak menggunakan…

Fadel Muhammad berbincang dengan Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Maulana.

Senin, 16 Desember 2019 - 16:24 WIB

Crowdfunding Bisa Danai UKM di Pasar Modal

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan untuk go publik. Kelebihannya, perusahaan yang sudah jadi emiten sebutan yang sudah listing di pasar modal, akan diawasi banyak orang.

Kolaborasi EXSPORT x Shane Tortilla Bag

Senin, 16 Desember 2019 - 15:43 WIB

Exsport Ajak Remaja Perempuan Untuk Jadi Diri Sendiri Lewat Kolaborasi Exsport X Shane Tortilla

EXSPORT x Shane Tortilla Bag menggambarkan ekspresi remaja wanita saat ini dengan desain yang colorful dalam tas jenis sling bag dan totebag.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.