INDUSTRY.co.id - Jakarta-Bank Danamon mempunyai rasio permodalan atau Capital Adequacy Rati (CAR) tetap menjadi salah satu yang terbaik di antara bank-bank dikelompoknya.

“CAR konsolidasian berada pada posisi 22,3%, sementara CAR bank only berada pada 23,8%,” ujar Vera Eve Lim, Chief Financial Officer dan Direktur, Danamon di Jakarta, Senin (30/10/2017).

Selain itu, lanjut dia,  rasio kredit terhadap total pendanaan atau loan to funding ratio (LFR) pada 93,8%, likuiditas terkelola dengan baik. Pada saat yang sama, giro dan tabungan (CASA) naik 5% menjadi Rp 47.8 triliun. Sedangkan rasio CASA tumbuh menjadi 47,5% dari 43,9% pada setahun sebelumnya. Deposito menurun 9% menjadi Rp 52,7 triliun melalui pelepasan dana mahal.

Sementara, Danamon kata dia, terus meningkatkan kualitas asetnya melalui penerapan prosedur pengelolaan risiko yang prudeserta proses collection dan credit recovery yang disiplin. Total Kredit Bermasalah (non-performing loans/NPL) turun 6% menjadi Rp 3,9 triliun, pada saat NPL industri naik 3% dibandingkan setahun sebelumnya.

Rasio kredit bermasalah (Gross non-performing loans) Danamon tercatat pada 3.3%, yang masih di bawah batas yang ditentukan regulator yaitu 5%. Biaya Kredit (Cost of Credit) juga menurun 25% menjadi Rp 2,5 triliun. Rasio Biaya Kredit (Cost of Credit Ratio) berada pada tingkat 2.6% atau membaik 90 bps dibandingkan setahun sebelumnya.