INDUSTRY.co.id - Jakarta-Bank Jabar Banten Tbk (BJBR) menyatakan Capital Adequacy Ratio (CAR) atau rasio permodalan akan terkerek naik lebih kuat dengan adanya penerbitan obligasi, karena itu yang menjadi ruh terbaru permodalan BJB. Tahun depan diproyeksikan pertumbuhan kredit dikisaran 12%-13%.
Direktur Utama BJB Ahmad Irfan mengatakan CAR-nya menjadi 18,39% yang menjadi katalis ekspansi kredit. Penyaluran kredit baik untuk kredit konsumer dan kredit infrastruktur dan lainnya.
“Dengan adanya obligasi CAR akan di level 18,39%, lebih luas penyaluran kredit, CAR sebelumnya di posisi 16,4% saat ini. Peranan bjb sebagai agen developmen, konsen meningkatkan kredit infrastruktur, seperti Bandara Kertajati, kredit apbd dan apbn,” kata dia di Jakarta, Jumat (27/10/2017).
Adapun untuk Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun depan, Irfan menyatakan baru akan dibahas akhir November 2017, termasuk untuk mengalokasikan Capital Expenditure (Capex). “RBB akhir bulan depan dibahas dan Capex masih kita kaji arahnya untuk lebih efsien,” katanya.