INDUSTRY.co.id - Kupang-Kepala BKPMD NTT Samuel Rebo mengatakan, untuk meeningkatkan kunjungan wisatawan ke NTT, diperlukan kerja sama semua pihak. Tidak hanya dinas pariwisata, Dinas Kominfo, atau dinas terkait lainnya.
"Semua perlu terlibat jika ingin membawa kawasan pariwisata kita jika ingin seperti Bali atau daerah lain di NTT. Sebab kawasan wisata kita ini sangat beragam, dan kalau kerja sendiri sampai kapanpun kawasan wisata kita tidak akan berkembang," tuturnya kepada awak media, kemarin.
BKPMD sendiri lanjutnya saat ini tengah terus menjajaki kerja sama dengan Komjen Cina. Setelah sebelumnya pihaknya mendapatkan kunjungan dari Komjen Cina untuk mengembangkan kawasan pulau Kera jadi destinasi wisata.
Menurutnya pihaknya terus mengajak sejumlah investor untuk menanamkan modalnya di NTT khususnya untuk kawasan wisata, agar program NTT menjadi kawasan destinasi wisata unggulan kedepan dapat tercapai.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Nusa Tenggara Timur Stefanus Ratoe Oedjoe menilai untuk mengembangkan pariwisata di NTT diperlukan berbagai fasilitas pendukung seperti jaringan telekomunikasi yang memadai.
"NTT saat ini sudah terkenal dengan sejumlah kawasan wisatanya. Namun hal itu masih kurang didukung dengan jaringan telekomunikasi yang baik, agar wisatawan bisa mempromosikan wisata kita melalui berbagai media sosial," katanya di Kupang, Selasa (24/10/2017)
Hal ini disampaikan usai menjadi pembicara dalam forum diskusi yang digelar oleh Kemenpar dengan mempertemukan sejumlah kalangan akademisi seperti Pater. Gregorius SVD, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Samuel Rebo, PHRI serta sejumlah instansi terkait lainnya.