Menperin Ajak Pelaku Industri Jepang Skala Menengah Terus Investasi di Tiga Sektor Ini

Oleh : Ridwan | Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Menperin Airlangga Hartarto bersama pelaku industri Jepang (Foto Humas)
Menperin Airlangga Hartarto bersama pelaku industri Jepang (Foto Humas)

INDUSTRY.co.id - Tokyo-Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengajak pelaku industri Jepang skala menengah untuk terus berinvestasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Airlangga Hartarto saat memberikan keynote speech pada acara Indonesia Invesment Business Forum 2017 (IIBF) di Tokyo, Jepang, Selasa (17/10/2017).

"Selama ini kan yang masuk big player. Yang menengah lebih berisiko tinggi, tetapi kalau hanya bermain di Jepang, ekonominya stagnan. Jadi mereka harus melihat ekonomi yang bergerak, salah satunya di Indonesia," ujar Airlangga.

Menurutnya, terdapat tiga sektor manufaktur yang berpotensi dikembangkan bersama oleh kedua negara saat ini, yaitu industri otomotif, elektronika, serta makanan dan minuman.

Pada forum bisnis yang dihadiri sebanyak 500 pengusaha Jepang ini, Menperin menyampaikan, pihaknya telah memfasilitasi pembangunan kawasan industri untuk menampung para investor asal Negeri Sakura tersebut.

"Kami akan mendorong mereka agar masuk ke kawasan industri baru. Sehingga mereka bisa langsung investasi, karena adanya kemudahan perizinan," tuturnya.

Di IIBF ini, para pengelola kawasan industri di Indonesia juga turut hadir, yang diharapkan sejumlah investor Jepang bisa langsung bertanya mengenai harga lahan dan ketersediaan fasilitasnya.

"Pengelola kawasan yang hadir ini semua sudah siap. Kalau pengusaha Jepang mau investasi, mereka tinggal masuk, bayar, dan dapat pelayanan izin tiga jam," sebut Airlangga.  

Para investor pun akan difasilitasi untuk mendapatkan insentif pajak, yang tergantung dengan jumlah nilai investasinya. "Kalau nilainya besar langsung diberikan, tetapi untuk yang skala menengah akan diberikan apabila berorientasi ekspor dan padat karya," imbuhnya. 

Menperin mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 1.800 perusahaan Jepang telah memiliki kemitraan di Indonesia. Momentum ini perlu dijaga dan ditingkatkan guna memacu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

"Hubungan kerja sama ekonomi bilateral telah terjalin lebih dari setengah abad, dan selama itu pula, Jepang turut berperan mendorong pembangunan ekonomi Indonesia. Jepang juga berkontribusi dalam bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama teknik khususnya sektor industri di Indonesia," paparnya.

Berdasarkan catatan Kemenperin, Jepang merupakan mitra dagang terbesar kedua setelah Tiongkok. Total transaksi antara Indonesia dengan Jepang pada triwulan II tahun 2017 mencapai USD14,8 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 dengan nilai USD14,1 miliar.

Sedangkan pada sektor investasi, Jepang merupakan investor asing terbesar kedua di Indonesia dengan total investasi sebesar USD17 miliar di tahun 2017. Sektor industri otomotif, elektronik, serta makanan dan minuman memiliki kontribusi lebih dari 50 persen dari total investasi Jepang di Indonesia pada tahun 2017.

Menperin optimistis, masih banyak peluang bagi pengusaha Jepang untuk berinvestasi di Indonesia atau melakukan kemitraan bisnis dengan pengusaha lokal.

"Ekonomi Indonesia diproyeksikan mengalami pertumbuhan positif dan ini berarti akan membuka lebih banyak potensi kerja sama antara Indonesia dan Jepang, terutama investasi di sektor industri," ujarnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi

Sabtu, 21 Mei 2022 - 03:13 WIB

Presiden Jokowi Terima Majelis Rakyat Papua dan Papua Barat di Istana Bogor

Presiden Joko Widodo menerima Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat di Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat, 20 Mei 2022. Bupati Jayapura Mathius Awoitauw yang mewakili…

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Jumat, 20 Mei 2022 - 19:00 WIB

Menteri Bahlil Tegaskan Indonesia Tak Akan Ekspor EBT ke Negara Manapun

Terkait dengan Energi Baru Terbarukan (EBT), Bahlil menjelaskan bahwa Indonesia belum akan melakukan ekspor EBT ke negara manapun. Menurutnya, pemerintah Indonesia akan fokus terlebih dahulu…

Pameran lukisan bertajuk Wanderlust Indonesia

Jumat, 20 Mei 2022 - 18:35 WIB

Sambut G20 & Dukung Ekonomi Kreatif, KEK Morotai Gelar Pameran Lukisan Bertajuk "Wanderlust Indonesia"

Menyambut G20 yang diadakan di Indonesia pada bulan November 2022 sekaligus memperingati Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 2022 dan mendukung ekonomi kreatif, salah satu anak usaha PT Jababeka…

Glamshine Kosmetik Luncurkan Produk Terbaru Aqua Beads

Jumat, 20 Mei 2022 - 18:10 WIB

Glamshine Kosmetik Luncurkan Produk Terbaru Aqua Beads

Glamshine kosmetik resmi mengeluarkan produk terbaru dengan nama Aqua Beads yang akan di luncurkan pada tanggal 20 Mei, 2022 di Chakra venue & lounge, The Breeze Bumi Serpong Damai (BSD) Kota…

Petugas Dokter dan Perawat tangani Virus Corona (ist)

Jumat, 20 Mei 2022 - 17:54 WIB

PDSI Dibentuk, Komisi IX Akan Bahas RUU Praktik Kedokteran

Jakarta-Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran bakal dibahas. Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari mengatakan, penggodokan payung hukum praktik kedokteran itu…