INDUSTRY.co.id, Jakarta - Asosiasi Pedagang Kaki Lima akan membentuk Bank Kaki Lima guna memberikan kemudahan akses permodalan tanpa agunan bagi pedagang kaki lima dan kesejahteraan ekonomi rakyat. Bank Kaki Lima tersebut rencananya akan diluncurkan di akhir 2018.
“Ini merupakan dari agenda kami revolusi Kaki Lima Indonesia. Dengan jumlah anggota yang mencapai 25 juta orang kami optimis bisa membentuk bank tersebut,” kata Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ali Mahsun dalam acara Ngobrol Pemerataan Ekonomi, di Museum Nasional, Rabu(4/10/2017).
Lanjutnya, bank Kaki Lima tersebut nantinya akan diisi oleh pedagang pasar, UKM dengan kepemilikan saham serta melalui mekanisme urunan dari anggota layaknya koperasi. Pihaknya juga telah mengalokasikan dana mencapai Rp 7 triliun untuk mendirikan Bank Kaki Lima.
“Sebagai Ketua Umum DPP APKLI, saya bertekad hadirkan bank Kaki Lima Indonesia dan 8 juta PKL pada akhir tahun 2018 dapat akses modal tanpa agunan untuk tegakkan kembali ekonomi rakyat dan kembalikan kedaulatan ekonomi bangsa Indonesia dari cengkraman asing,” pungkasnya .
Siapa saja yang menggangu agenda Revolusi Kaki Lima Indonesia akan memghadapi PKL dan Rakyat Se Indonesia.
Ia menambahkan, lima revolusi Kaki Lima diantaranya ialah revolusi lahan usaha, revolusi keuangan, revolusi pergudangan kaki lima dan revolusi support teknologi pedagang kaki lima.
“Dari sekian banyak bank, hanya ada satu bank yang berani mengucurkan KUR 25 juta tanpa agunan. Untuk itu kami menargetkan 2018 KUR, PKL harus dapat,” tandasnya.