INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Kamis (28/9/2017)  diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rentan akan bergerak terkonsolidasi cenderung ditutup melemah pada range pergerakan 5844-5887. Perhatikan enam saham pilihan yang dapat diakumulasi investor.

Advertisement

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyodorkan saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya AALI, EXCL, JSMR, LSIP, ADRO, UNVR.

"Pergerakan IHSG terlihat menyentuh level MA50 dan tertahan pada level MA20. Pergerakan bearish masih menghantui pada indikator stochastic dengan melebarnya pergerakan %K dan %D pada oscillator tengah, " kata dia di Jakarta, Kamis (28/9/2017).

Advertisement

Pada perdagangan Rabu (27/9/2017) IHSG (-0.02%) ditutup melemah tipis -0.93 poin dilevel 5863.03 setelah sempat dibuka menguat diawal sesi perdagangan.

Indeks pertambangan (-2.21%) ditutup turun menjadi penekan pergerakan IHSG dengan saham NIKL (-7.04%) dan PTBA (-6.82%) terkoreksi cukup dalam. Sedangkan Indeks sektor konsumer (+1.25%) berbalik memimpin penguatan setelah pada perdagangan seblumnya menjadi trigger pelemahan. Investor asing tercatat net sell 305.73 Miliar rupiah.

Advertisement

Bursa saham Eropa dibuka optimis menguat dimana Eurostoxx (+0.46%), FTSE (+0.06%) dan DAX (+0.45%). Setelah The Fed menaikan ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember tahun ini dan Trump bersiap untuk menyusun rencana pemotongan pajak. Sentimen selanjutnya akan banyak diwarnai pidato bank sentral Jepang hingga Eropa.

Mayoritas indeks saham ditutup terkonsolidasi dimana indeks saham Nikkei (-0.31%) dan Topix (-0.50%) dijepang turun sedangkan Indeks Hang seng (+0.47%) dan Shanghai (+0.01%) ditutup menguat. Harga minyak WTI melayang mendekati level tertinggi lima bulan karena data menunjukan stok AS menyusut minggu lalu.

Advertisement