INDUSTRY.co.id - Jakarta- Perhimpunan Bank-Bank Nasional mendorong industri sistem pembayaran dapat segera mengadaptasi teknologi "near-field communication/NFC" atau konektivitas jarak dekat yang dapat mengurangi ongkos perantara untuk transaksi, sehingga biaya isi saldo uang elektronik dapat digratiskan.

"Ke depannya memang perlu NFC. Kalau nanti sudah banyak masyarakat yang menggunakan NFC itu nggak perlu lagi ke mesin, cukup pakai telepon genggam saja," kata Ketua Umum Perbanas Kartika Wirjoatmodjo di Balai Sidang Jakarta, Rabu (20/9/2017)

Teknologi NFC dapat menggunakan perantara telepon genggam yang dimiliki konsumen. Sehingga, konsumen dapat melakukan transaksi dengan produk jasa keuangan, khususnya uang elektronik, dengan menempel uang elektronik di telepon genggam.

NFC menggunakan sistem RFID. Namun belum semua telepon genggam yang beredar di Indonesia memiliki teknologi NFC.