Menteri Susi: Nelayan Sultra Suka Gunakan Bom Tangkap Ikan

Oleh : Herry Barus | Minggu, 17 September 2017 - 05:19 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastut. (Foto: Setkab)
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastut. (Foto: Setkab)

INDUSTRY.co.id - Kendari- Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengatakan hasil dari kujungan ke beberapa provinsi mendapatkan keluhan bahwa nelayan asal Sulawesi Tenggara (Sultra) suka menggunakan bom saat menangkap ikan.

"Yang saya sampaikan ini bener lho, nelayan dari beberapa daerah itu mengeluh karena yang melakukan pemboman ikan itu berasal dari Sultra. Karena itu saya datang untuk meminta nelayan di daerah ini hentikan penggunaan bom ikan," kata Susi di hadapan para mahasiswa dan civitas akademika Universitas Halu Oleo di Kendari, Sabtu. (16/9/2017)

Disebutkan, nelayan yang dikunjungi dan mengeluh itu seperti di Maluku Utara, Papua Barat, Maluku, NTT, NTB masih banyak ditemukan karang-karang yang rusak karena di bom.

"Australia saja mengakui nelayan asal Buton hanya dengan kapal ukuran 3 GT tetapi mampu mengarungi lautan dan sampai di wilayah Australia," kata Susi.

Ia mengatakan, akan menurunkan tim khusus di Sultra untuk memberantas para tukang bom ikan dan tukang bius ikan tersebut.

"Tim saya sudah turun di Selayar Sulawesi Selatan terkait kasus yang sama, semua sudah tuntas. Nanti giliran akan diturunkan di Kendari untuk habiskan pemain bom dan pengguna potasium," katanya.

Susi mengaku, kementerian yang dipimpinnnya itu akan memberikan pembinaan khusus bagi nelayan di Sultra, asalkan ada komitmen untuk menghentikan penggunaan bom.

"Penangkapan ikan menggunakan bom merusak lingkungan tempat hidup dan bertelur ikan. Karena itu harus kita perangi para pelaku bom ikan," katanya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

“Mengenal Lebih Dalam tentang Polistirena Busa untuk Kebaikan Manusia dan Lingkungan” di Karawang, Jawa Barat, Rabu (26/6/2019).

Kamis, 27 Juni 2019 - 07:01 WIB

Ini Fakta Benar Soal Penggunaan Styrofoam bagi Manusia dan Lingkungan

Tahukah Anda penggunaan styrofoam yang digunakan dalam mengemas makanan dan minuman yang selama ini diisukan tidak aman dan tidak sehat tidak terbukti sama sekali. Bahkan styrofoam yang beredar…

Adil Mubarak Vice President Operations RedDoorz (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 27 Juni 2019 - 07:00 WIB

SDM Berkualitas, Kunci Utama Suksesnya Industri Pariwisata Nasional

Sebagai salah satu pelaku bisnis dalam dunia pariwisata Indonesia, RedDoorz turut berpartisipasi dalam pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia dengan mengadakan pelatihan Quality Training…

Forum Silaturahmi Dai Muda Jakarta

Kamis, 27 Juni 2019 - 06:35 WIB

Forum Silaturahim Dai Muda Jakarta Tolak Halal Bihalal di MK

Jakarta - Menyikapi rencana sejumlah ormas yang rencananya akan menggelar kegiatan zikir, doa bersama, sholawat dan halal bi halal pada tanggal 26-28 Juni 2019 di pelataran GedungMahkamahKonstitusi(MK),ForumSilaturahmjDa’iMudaJakarta(FSDMJ)menggelar…

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 27 Juni 2019 - 06:00 WIB

Ketua DPR Harap Makin Banyak Perusahaan Melantai di Bursa Saham

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap seiring kondusifnya suhu politik disertai dengan peningkatan iklim investasi dan bisnis di Indonesia, semakin banyak pula perusahan yang memperdagangkan…

Masyarakat Bakung Udik Menggala Minta Dukungan Sekjen SMSI Lapor ke KSP

Kamis, 27 Juni 2019 - 03:11 WIB

Masyarakat Bakung Udik Menggala Minta Dukungan Sekjen SMSI Lapor ke KSP

Antoni AT. Koordinator Masyarakat Adat Bakung Udik Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung melaporkan permasalahan sengketa lahan yang terjadi didaerah tersebut ke KSP…