Hendi Prio Santoso Direktur Utama Baru Semen Indonesia Tbk

Oleh : Herry Barus | Jumat, 15 September 2017 - 21:45 WIB

Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk Hendi Prio Santoso.(Foto Ist)
Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk Hendi Prio Santoso.(Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menyetujui untuk mengangkat Direktur Utama baru, yakni Hendi Prio Santoso.

Hendi Prio Santoso menggantikan Rizkan Chandra yang tutup usia pada tanggal 15 Juli 2017 lalu. Sebelumnya, Hendi Prio Santoso menjabat Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.

"Yang menjadi perhatian ke depannya, kita dituntut profesionalisme untuk memberi value terbaik bagi pemegang saham dan stake holder sesuai arahan pemerintah," ujar Direktur Pemasaran & Supply Chain SMGR, Ahyanizzaman usai RUPSLB Perseroan di Jakarta, Jumat (15/9/2017)

Selain itu, lanjut dia, RUPSLB juga mengangkat susunan pengurus perseroan yang baru, yakni Direktur Keuangan dijabat oleh Fadjar Judisiawan, Direktur Pemasaran & Supply Chain SMGR, Ahyanizzaman, Direktur Produksi Benny Wendry, Direktur Strategi Bisnis dan pengembangan Usaha Doddy Sulasmono Diniawan, Direktur Enjiniring dan Proyek Tri Abdisatrijo, dan Direktur SDM & Hukum Agung Yunanto.

"Kita optimistis akan menjadi teamwork yang profesional dan membawa perseroan menjadi lebih baik," katanya.

Dalam RUPSLB Semen Indonesia Tbk, juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar perseroan terkait dengan penetapan saham seri A Dwiwarna Negara Republik Indonesia dan Standardisasi Anggaran Dasar BUMN Terbuka. Dan, ratifikasi peraturan Menteri BUMN yang Wajib Dikukuhkan oleh BUMN Terbuka.

Tercatat, kinerja penjualan domestik perseroan hingga bulan Agustus 2017 tumbuh sebesar 4,1 persen atau sebesar 16,88 juta ton dibandingkan periode sama tahun 2016 sebesar 16,23 juta ton.

Sementara itu, total penjualan semen perseroan (termasuk penjualan Thang Long Cement Vietnam dan ekspor semen) tumbuh sebesar 9,0 persen atau sebesar 19,96 juta ton dibanding periode sama tahun lalu sebesar 18,30 juta ton.

Hingga bulan Agustus 2017, volume penjualan ekspor perseroan mencapai 1,25 juta ton atau naik 249,5 persen dibandingkan periode sama tahun 2016 sebesar 360.417 ton. Tujuan ekspor diantaranya ke negara Malaysia, Filipina, Timor Leste, Bangladesh, Maladewa, Srilanka, Kuwait serta Australia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran The Red Corner @ CORE Cipete

Selasa, 15 Oktober 2019 - 18:06 WIB

CORE Cipete Resmikan The Red Corner, Marketing Galery Berkonsep Co-Working Space dan Coffee Shop

Setelah sukses melakukan soft launch pada April 2019 kemarin, CORE Cipete kini kembali meresmikan The Red Corner (TRC), sebuah konsep marketing gallery yang memberikan fasilitas bagi para generasi…

Dermaga IPCC (Foto Istimewa)

Selasa, 15 Oktober 2019 - 18:04 WIB

IPCC Tunjuk Salusra Wijaya Plt Dirut

Jakarta - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (PT IKT Tbk) selaku anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) dengan kode saham IPCC hari ini, memberhentikan dengan hormat, Chiefy Adi…

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani saat menyaksikan penandatanganan kerja sama dengan Supertex

Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:20 WIB

Tingkatkan Pendapatan Nelayan, Kadin Gandeng Swedia Terapkan Teknologi Digital

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menandatangani kerjasama dengan perusahaan komunikasi asal Swedia, Supertext, untuk menyediakan platform komunikasi dan informasi untuk pemberdayaan…

President Director DHL Global Forwading Indonesia Vincent Yong bersama VP Head of Road Freight & Multimoda ASEAN and South Asia DHL Global Forwading Bruno Selmoni saat peluncuran DHL Asiaconnect+ (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:05 WIB

DHL Global Forwading Resmi Perkenalkan Asiaconnect+ untuk Pasar Indonesia

Perusahaan jasa logistik global DHL Global Forwarding memperkenalkan layanan kiriman logistik terbaru untuk pasar Indonesia menggunakan jalur darat dengan nama DHL Asiaconnect+ di Jakarta.

Dolar (Foto/Rizki Meirino)

Selasa, 15 Oktober 2019 - 16:28 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat

Jakarta - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Agustus 2019 tumbuh melambat dengan struktur yang sehat. ULN Indonesia pada akhir Agustus 2019 tercatat sebesar 393,5 miliar dolar AS, terdiri…