INDUSTRY.co.id - Bogor-Seorang ibu rumah tangga, Sumairah (47 thn) sukses menjalankan bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), berupa mengembangkan usaha konveksi. Produksi usaha ini menghasilkan beragam produk,mulai pakaian, gamis dan pakaian dalam.

Wanita asal Madura yang telah bermukin di Citeurep,Bogor,Jawa Barat, sejak 1990 ini, merintis usaha sejak 2013, dan mulai mengembangkan usahanya tersebut setelah mendapatkan kucuran dana dari Bank Syariah Mandiri (BSM) hingga kini telah mencapai Rp500 juta secara bertahap.

“Saya mendapatkan pinjaman untuk keberlangsungan usaha konveksi awalnya Rp200 juta kemudian ditambah Rp200 juta lagi baru enam bulan ini. Adapun waktu mendapatkan kali pertama kucuran Rp100 juta bukan untuk usaha konveksi. Jadi total yang telah diterima Rp500 juta,”ujar dia di Citeurep, Bogor, Rabu (13/9/2017).

Ia menjelaskan, mendapatkan kucuran dana segar dari BSM sangatlah mudah. Pengalaman selama empat tahun bersama BSM, tidak pernah menunggak pembayaran. Atas prestasinya tersebut, Sumairah dipercaya terus oleh BSM untuk tetap mendapatkan kucuran dana.

Dana kucuran BSM tersebut, lanjut dia, digunakan untuk modal usaha seperti pembelian mesin jahit dan bahan baku. Kurang lebih mesin jahit saat ini ada sekitar5-6 mesin jahit. Bahan baku diambil dari pabrik bahan,namun yang limbahnya. Harganya miring sampai 75% dari bahan yang baru. Sedangkan pakaiannya, dijual bisa hemat 45% dari pakaian yang sama namun dari bahan yang baru.

Pekerja yang direkrut oleh Sumairah, ibu rumah tangga yang mempunyai kemampuan menjahit, bahkan tenaga penjahit ini sekali waktu saat weekand,menjadi marketing sekaligus hasil produksi ke masyarakat.

“Saya ingin buka tiga cabang semuanya di Madura, saat ini di Citeurep,Bogor. Karyawan kita gaji Rp2 juta per bulan, namun bisa menjualkan hasil jahitan sendiri ke masyarakat sebagai income tambahan,”beber dia.

Adapun penghasilan dari membuka usaha konveksi ini, kata dia penghasilan bersih per hari sebesar Rp1 juta atau Rp30 juta per bulan. Penghasilan tersebut sudah bersih, meskipun hanya didukung penjualan secara  ofline.

Niken Larasati, Branch Manager Bank Syariah Mandiri  (BSM) cabang Citeurep, Bogor mengatakan siap membantu usaha Sumairah dalam hal pemasaran.Bantuan tersebut berupa pelatihan penjualan secara online. Maklum, selama ini nasabah BSM tersebut, belum menjamah penjualan secara digital.

“Tinggal Bu Sumairah kita akan kasih pelatihan penjualan secara online, yang selama ini penjualan secara langsung baik lewat tokonya atau tenaga penjual langsung,”katanya.