INDUSTRY.co.id, Balige - Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2017, disambut dengan gembira, ribuan orang tumpah ruang disepanjang jalan yang menempuh jarak 2,7 Km dari Soposurung dan finish di Bank sumut Balige pada Minggu (10/9/2017).
Dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, dan Beberapa Bupati di Kawasan Danau Toba. Mereka berbaur menjadi satu untuk meriahkan karnaval tersebut.
Menkomar Luhut Binsar Pandjaitan dan Menpar Arief Yahya beserta Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengenakan “Ulos Raja” Ragidup Sirara warna gelap dan ornamen putih, dan sortoli penutup kepala khas Batak itu juga sambil melempar kaos merah bertuliskan Pesona Indonesia kepada penonton sambil melambaikan tangan ke kiri dan kanan.
Arak-arakan budaya yang diinisiasi Kementerian Pariwisata itu boleh dibilang sukses besar. Sukses acara, pelaksanaan lancar, dan sesuai skenario, serta nyaris sempurna. Semua 55 kontingen yang berjumlah 2.227 peserta semua tampil optimal, dilepas di garis start di Soposurung sampai finish di Bank Sumut. Semua bergerak lancar membelah lautan manusia yang hampir 100 persen mengenakan identitas khas Batak.
”Danau Toba itu keren, Danau Toba itu Beken, Danau Toba itu Paten - buktinya sejak karnaval berlangsung sudah trending topik Ini karnaval sudah standar global, siap go international,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, seperti dikutip dari facebook Kemenpar, Senin (11/9/2017)
Sepanjang hari kegiatan Pesona Danau Toba 2017, semua tagar yang dilempar ke media sosial langsung menjadi trending topik dengan #PesonaDanauToba2017. Ribuan foto, video, serta live sosial media meramaikan Karnaval Pesona Danau Toba 2017 di Balige.
”Selamat, Karnaval Pesona Danau Toba benar-benar go digital dan go global. Gambar, foto-foto dan video pendek yang dibagikan ke media sosial benar-benar atraktif dan kaya angel,” papar Arief Yahya.
Sukses ketiga, yaitu telah berhasil mendaratnya penerbangan internasional Menkomaritim di Bandara Internasional Silangit, setelah melakukan penerbangan dari Singapura yang menempuh waktu 52 menit.
Dalam sambutannya Menkomar mengatakan pada hari Jumat (8/9/2017) kemarin bandara Silangit Airport sudah resmi menjadi bandara internasional. Rencananya Presiden Joko Widodo akan meresmikan pada Oktober mendatang.
"Kemarin mendarat di Silangit dari Singapura hanya 52 menit. Dan itu sangat potensi untuk mendatangkan wisatawan dari Singapura. Presiden akan meresmikan lapangan terbang, kalau itu benar-benar mulus dan siap," kata Luhut dalam sambutannya.
Luhut juga menyebut jika Oktober 2018 nanti akan ada pertemuan akbar Annual Meating IMF World Bank yang diselenggarakan di Bali. Setelah ditetapkan jadi bandara International, tentunya Silangit Airport akan dikunjungi delegasi-delegasi yang berjumlah 189 negara.
"Setelah rapat mereka akan berkunjung ke Danau Toba. Oleh karena itu kita harus kompak untuk sama-sama menjaga lingkungan dan kebersihan di Danau Toba, Horas Horas Horas," pungkas Luhut.