INDUSTRY.co.id, Yogyakarta — Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) menjajaki kerja sama dengan pengurus Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, untuk mengembangkan program sosial yang mencakup bantuan kebutuhan pokok, layanan kesehatan gratis, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Rencana kolaborasi ini dibahas dalam audiensi dengan Imam Supardi, pengurus Masjid Jogokariyan, dalam rangka memperingati milad pertama AMKI.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya AMKI memperluas kontribusi organisasi media di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui pemberitaan, AMKI juga ingin terlibat dalam kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Salah satu agenda yang dibahas adalah penyaluran bantuan kebutuhan pokok berupa minyak goreng, gula, dan mi instan. Bantuan ini direncanakan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus sarana mempererat hubungan dengan jamaah.
Dalam pembahasan itu, penguatan kehidupan beragama juga menjadi perhatian. Masyarakat diharapkan semakin aktif memakmurkan masjid, salah satunya dengan melaksanakan shalat berjamaah lima waktu.
Pendekatan sosial tersebut diharapkan dapat memperkuat kedekatan antara pengelola kegiatan, masjid, dan masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Masjid Jogokariyan Bina Ratusan UMKM
Selain menjalankan fungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Jogokariyan juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurut informasi yang disampaikan dalam audiensi, terdapat sekitar 308 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan yang melibatkan warga sekitar.
Tingginya minat masyarakat untuk berusaha turut terlihat dari banyaknya calon pedagang yang mengantre untuk memperoleh kesempatan berjualan di kawasan masjid.
Imam Supardi menyampaikan bahwa masjid memiliki potensi untuk berperan lebih luas dalam kehidupan masyarakat, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga.
Melalui pembinaan dan pendampingan usaha, para pelaku UMKM diharapkan dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Pengalaman Masjid Jogokariyan tersebut menjadi salah satu hal yang dibahas dalam penjajakan kerja sama dengan AMKI. Pemberdayaan ekonomi dipandang sebagai bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selain kegiatan keagamaan dan sosial.
Rencanakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Dalam audiensi tersebut, AMKI juga membahas rencana penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan yang direncanakan meliputi pemeriksaan kadar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah.
Pelaksanaannya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan tim terkait. AMKI juga membuka peluang kerja sama dengan lembaga filantropi dan organisasi sosial untuk mendukung kegiatan tersebut.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan memperoleh akses pemeriksaan kesehatan dasar sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kondisi tubuh.
Selain layanan kesehatan, AMKI merencanakan penyaluran Al-Qur'an dari Kementerian Agama untuk mendukung kebutuhan sarana ibadah dan mendorong kegiatan membaca Al-Qur'an di lingkungan masyarakat.
Kegiatan Direncanakan Berlangsung di Plaza Masjid
Berdasarkan pembahasan awal bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), kegiatan sosial tersebut direncanakan berlangsung di Plaza Masjid Jogokariyan, mulai pukul 08.00 WIB hingga menjelang waktu Zuhur. Rangkaian kegiatan kemudian akan dilanjutkan dengan shalat berjamaah.
Kegiatan ini diperkirakan melibatkan sekitar 50–60 jamaah. Persiapan personel, koordinasi antartim, serta kenyamanan peserta menjadi sejumlah aspek yang akan diperhatikan dalam pelaksanaannya.
Memasuki tahun pertama perjalanan organisasi, AMKI berharap penjajakan kerja sama ini dapat berkembang menjadi program berkelanjutan. Bidang yang menjadi perhatian meliputi penguatan kehidupan beragama, pelayanan kesehatan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Melalui kolaborasi dengan pengelola masjid dan berbagai pihak, AMKI berharap peran organisasi media dapat menjangkau lebih luas kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam penyebaran informasi, tetapi juga melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial yang konkret.