INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) bersama pelaku usaha di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mendeklarasikan pembentukan Aliansi Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia atau Indonesia Special Economic Zones Alliance (ISEZA).

Deklarasi komitmen pembentukan ISEZA dilakukan di Jakarta, Rabu (21/10/2026), dengan semangat kebersamaan untuk memajukan perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam deklarasi tersebut, para pendiri menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pengelola kawasan, pelaku usaha, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pengembangan KEK.

Pembentukan ISEZA disepakati melalui lima komitmen utama.

Pertama, membentuk ISEZA sebagai wadah bersama yang mandiri, terbuka, dan nirlaba untuk menghimpun aspirasi serta memperkuat kerja sama antar anggota.

Kedua, menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat daya saing KEK, mendorong kepastian dan kemudahan berusaha, serta mempercepat realisasi investasi, membuka lapangan kerja baru, dan mengembangkan ekosistem usaha yang produktif, kompetitif, dan berdaya saing.

Ketiga, membangun sinergi antara pengelola kawasan dan pelaku usaha melalui pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan, mengembangkan sumber daya manusia, serta memperluas kemitraan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Keempat, menjalankan organisasi berdasarkan prinsip integritas, profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, tata kelola yang baik, dan persaingan usaha yang sehat.

Kelima, berkomitmen mengembangkan KEK yang produktif, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, yang mampu meningkatkan kualitas investasi dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua aliansi BUPP KEK, Purbadi mengatakan deklarasi tersebut ditandatangani oleh para direktur utama BUPP KEK sebagai pendiri ISEZA.

"Deklarasi ini sebagai wujud tekad dan komitmen bersama untuk memperkuat peran organisasi dalam memajukan Kawasan Ekonomi Khusus serta meningkatkan kontribusinya bagi perekonomian nasional," ujar Purbadi.

Berikut susunan lengkap Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK pendiri ISEZA:

1. Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III

2. Direktur Utama PT Kawasan Industri Nusantara

3. Direktur Utama PT Banten West Java

4. Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah

5. Direktur Utama PT Membangun Sulut Hebat

6. Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) / ITDC

7. Direktur Utama PT Jababeka Morotai

8. Direktur Utama PT Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK)

9. Direktur Utama PT Belitung Pantai Intan

10. Direktur Utama PT Patriot Nusantara Aceh

11. Direktur Utama PT Malamoi Olom Wobok

12. Direktur Utama PT GBKEK Industri Park

13. Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama

14. Direktur Utama PT Minahasa Permai Resort Development

15. Direktur Utama PT Kawasan Industri Kendal

16. Direktur Utama PT MNC Land Lido

17. Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera

18. Direktur Utama PT Batam Teknik (BAT)

19. Direktur Utama PT Taman Resor Internet (Tamarin)

20. Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (HIN)

21. Direktur Utama PT Bali Turtle Island Development (BTID)

22. Direktur Utama PT Batamraya Sukses Perkasa

23. Direktur Utama PT Dua Samudera Perkasa

24. Direktur Utama PT Surya Inter Wisesa

25. Direktur Utama PT Karunia Praja Pesona

26. Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang