INDUSTRY.co.id - Jakarta - Tzu Chi Hospital Pantai Indah Kapuk memperkuat layanan urologi melalui kehadiran Prostat Urinary Stone Center, yaitu pusat layanan terpadu untuk pemeriksaan dan penanganan gangguan prostat dan batu saluran kemih. 

Layanan ini dirancang untuk menghadirkan alur perawatan yang komprehensif, mulai dari deteksi dini, diagnosis, terapi non-operatif, hingga tindakan minimal invasif dan robotik.

Kehadiran prostat center ini menjadi bagian dari komitmen Tzu Chi Hospital dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, manusiawi, dan menyeluruh.

Gangguan prostat sendiri merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum dialami pria, khususnya seiring bertambahnya usia. 

Keluhan seperti sering buang air kecil pada malam hari, pancaran urine lemah, rasa tidak tuntas setelah berkemih, hingga nyeri atau darah dalam urine perlu mendapat perhatian medis. 

Pemeriksaan yang tepat dapat membantu dokter menentukan penyebab keluhan dan pilihan terapi yang paling sesuai dengan kondisi pasien.

Fasilitas Prostate & Urinary Stone Center Terpadu di Tzu Chi Hospital

Bagi sebagian pria, keluhan buang air kecil sering dianggap sebagai hal biasa, apalagi jika usia sudah semakin bertambah. 

Sering kali keluhan tersebut dibiarkan karena dianggap belum mengganggu. Padahal, keluhan seperti ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada prostat atau saluran kemih.

Tzu Chi Hospital menghadirkan Prostate & Urinary Stone Center, yaitu layanan yang memudahkan pasien mendapatkan pemeriksaan dan penanganan dalam satu tempat. 

Pasien dapat memulai dari konsultasi dengan dokter spesialis urologi, lalu menjalani pemeriksaan yang dibutuhkan untuk mengetahui penyebab keluhan secara lebih jelas. 

Dengan alur yang terpadu, pasien tidak perlu berpindah-pindah fasilitas untuk mendapatkan evaluasi dan rencana perawatan.

Salah satu keunggulan dari Prostate Center Tzu Chi Hospital yaitu menghadirkan bedah robotik urologi untuk membantu rekonstruksi saluran kemih hingga pengangkatan organ tertentu.

Proses Diagnosis Gangguan Prostat di Tzu Chi Hospital

Diagnosis gangguan prostat perlu dilakukan secara bertahap karena keluhan berkemih dapat disebabkan oleh banyak faktor. 

Di Tzu Chi Hospital, proses diagnosis didukung berbagai pemeriksaan klinis, di antaranya:

1. Pemeriksaan Laboratorium

Salah satu pemeriksaan yang sering digunakan dalam evaluasi prostat adalah PSA atau Prostate Specific Antigen, yang dapat menjadi indikator awal untuk menilai kemungkinan gangguan pada prostat. Hasil laboratorium digunakan sebagai dasar untuk menentukan terapi.

2. USG Urologi

USG urologi digunakan untuk melihat kondisi ginjal, kandung kemih, dan prostat. Melalui pemeriksaan ini, dokter dapat memperkirakan ukuran prostat, melihat sisa urine setelah berkemih, dan mengevaluasi kemungkinan kelainan lain pada saluran kemih.

3. CT Urografi 512 Slices

CT Urografi 512 Slices digunakan untuk melihat saluran kemih secara lebih detail. Pemeriksaan ini membantu dokter mendeteksi batu, sumbatan, kelainan anatomi, atau kondisi lain

5. PET/CT PSMA

PET-CT PSMA adalah pemeriksaan pencitraan yang menggabungkan PET dan CT untuk mendeteksi sel kanker prostat, menggunakan zat pelacak radioaktif yang menempel pada protein PSMA (Prostate-Specific Membrane Antigen) yang banyak terdapat di permukaan sel kanker prostat. Pemeriksaan ini umumnya digunakan untuk menentukan stadium kanker sebelum pengobatan, mendeteksi kekambuhan saat kadar PSA meningkat, serta membantu perencanaan terapi. Dibanding pencitraan konvensional seperti bone scan atau CT biasa, PET-CT PSMA memiliki sensitivitas lebih tinggi dalam mendeteksi penyebaran kanker meski dalam ukuran kecil.

Teknologi Pemeriksaan di Tzu Chi Hospital

Tzu Chi Hospital didukung oleh teknologi pencitraan medis untuk membantu dokter melakukan pemeriksaan dan diagnosis secara lebih detail, di antaranya:

● CT Scan 512-Slice – membantu menghasilkan gambaran tubuh secara detail dengan proses pemeriksaan yang cepat dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan diagnostik.

● MRI 3 Tesla (3T) – menghasilkan gambar dengan detail tinggi untuk membantu mengevaluasi berbagai kondisi pada organ dan jaringan tubuh.

Teknologi tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan dan indikasi medis masing-masing pasien berdasarkan pertimbangan dokter.

Pilihan Diagnosa dan Terapi Canggih di Prostate & Urinary Stone Center

Terapi gangguan prostat tidak selalu sama pada setiap pasien. Pilihannya bergantung pada diagnosis. 

Setelah pemeriksaan selesai, dokter akan menjelaskan opsi terapi yang paling sesuai, di antaranya:

1. Urodynamic

Urodynamic study adalah pemeriksaan yang digunakan untuk menilai fungsi kandung kemih, uretra, dan otot dasar panggul dalam menyimpan dan mengeluarkan urine, dengan mengukur tekanan, aliran, serta kapasitas kandung kemih selama proses pengisian dan pengosongan. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan untuk mendiagnosis gangguan berkemih seperti inkontinensia urine, kesulitan buang air kecil, kandung kemih overaktif, atau gangguan saraf yang memengaruhi fungsi berkemih. Hasil urodynamic membantu dokter menentukan penyebab pasti masalah dan memilih terapi yang paling sesuai bagi pasien.

2. ESWL (Prosedur Batu Ginjal Tanpa Sayatan)

ESWL memanfaatkan gelombang kejut dari luar tubuh untuk memecah batu ginjal menjadi ukuran yang lebih kecil. 

Setelah batu terpecah, fragmennya dapat keluar secara alami melalui urine. Metode ini tidak memerlukan sayatan, tetapi tidak semua batu dapat ditangani dengan ESWL. 

Dokter akan mempertimbangkan ukuran, lokasi, kepadatan batu, serta kondisi saluran kemih pasien sebelum menyarankan prosedur ini.

3. Li-ESWT (Prosedur untuk Kondisi Urologi Tertentu)

Li-ESWT (Low-Intensity Extracorporeal Shock Wave Therapy) adalah terapi non-invasif yang menggunakan gelombang kejut berenergi rendah untuk merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru (angiogenesis) di jaringan tubuh, dan paling sering digunakan untuk menangani disfungsi ereksi. Terapi ini bekerja dengan meningkatkan aliran darah ke jaringan penis melalui perbaikan sirkulasi pembuluh darah, tanpa memerlukan obat-obatan atau tindakan bedah. Li-ESWT umumnya dilakukan dalam beberapa sesi dan dianggap aman dengan efek samping yang minimal.

4. Robotic Prostate Biopsy

Robotic prostate biopsy adalah prosedur pengambilan sampel jaringan prostat menggunakan bantuan sistem robotik yang dipandu oleh citra MRI dan ultrasonografi (fusi MRI-USG), sehingga dokter dapat menargetkan area mencurigakan dengan lebih presisi dibanding biopsi konvensional. Teknologi ini meningkatkan akurasi deteksi kanker prostat, terutama pada area yang sulit dijangkau, sekaligus mengurangi jumlah sampel yang perlu diambil. Prosedur ini umumnya lebih nyaman bagi pasien dan menurunkan risiko hasil negatif palsu dibanding biopsi acak tradisional.

5. Robotic surgery

Robotic surgery dalam bidang urologi adalah prosedur bedah minimal invasif yang menggunakan sistem robotik untuk menangani berbagai kondisi urologi, termasuk kanker prostat, kanker ginjal, kanker kandung kemih sampai mengganti kandung kemih. Dokter bedah mengendalikan lengan robotik dengan presisi tinggi melalui sayatan kecil, dibantu visualisasi 3D yang memungkinkan gerakan lebih akurat dibanding operasi terbuka konvensional. Keunggulan metode ini meliputi perdarahan yang lebih minimal, nyeri pascaoperasi yang lebih ringan, serta waktu pemulihan yang lebih cepat bagi pasien.

6. HoLEP (Holmium Laser Enucleation of the Prostate)

HoLEP (Holmium Laser Enucleation of the Prostate) adalah prosedur bedah minimal invasif menggunakan laser holmium untuk mengangkat jaringan prostat yang membesar akibat pembesaran prostat jinak (BPH), sehingga meredakan gejala sumbatan saluran kemih. Teknik ini bekerja dengan cara "mengupas" jaringan prostat yang menghalangi aliran urine kemudian memotongnya menjadi bagian kecil untuk dikeluarkan, tanpa memerlukan sayatan dari luar tubuh. HoLEP dikenal efektif untuk prostat berukuran besar sekalipun, dengan risiko perdarahan lebih rendah dan masa pemulihan yang relatif cepat dibanding metode operasi prostat konvensional.

Tanda Gangguan Prostat Perlu Segera Diperiksakan

Gangguan prostat sering kali tidak langsung terasa berat. Namun, bila keluhan mulai berulang atau mengganggu aktivitas, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. 

Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin cepat pula dokter dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Beberapa tanda gangguan prostat yang perlu diperiksakan antara lain:

● Sering buang air kecil, terutama pada malam hari

● Sulit memulai buang air kecil

● Pancaran urine melemah

● Aliran urine terputus-putus

● Rasa tidak tuntas setelah buang air kecil

● Perlu mengejan saat berkemih

● Kencing berdarah

Keluhan tersebut dapat berkaitan dengan pembesaran prostat jinak, infeksi, batu saluran kemih, atau gangguan prostat lainnya. 

Pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan penyebab dan menentukan terapi yang tepat.

Kapan Harus ke Dokter?

Fasilitas Prostate Center

Fasilitas Prostate Center

Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi bila keluhan buang air kecil mulai mengganggu aktivitas harian atau tidak membaik dalam beberapa waktu. 

Pemeriksaan juga penting bagi pria usia 50 tahun ke atas, terutama bila memiliki riwayat keluarga dengan kanker prostat.

Di Prostate Center Tzu Chi Hospital, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi untuk mendapatkan evaluasi dan rekomendasi terapi sesuai kondisi masing-masing.

Dokter yang dapat menangani gangguan prostat dan saluran kemih yaitu:

Dokter Spesialis Urologi

Dokter yang praktik di Tzu Chi Hospital:

● dr. Stevano Sipahutar, Sp.U, FICRS

● dr. Saras

● dr. Prihadi

Pemilihan dokter dapat disesuaikan dengan keluhan dan kebutuhan pasien. Untuk informasi lebih lanjut dan membuat janji temu, Anda dapat menghubungi:

● Call Center: 021 5095 0888

● Emergency: 021 5095 0800

● WhatsApp: 62 8111 60195

● Alamat: Tzu Chi Hospital PIK, Pantai Indah Kapuk St Boulevard, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Segera periksakan diri bila Anda mengalami keluhan buang air kecil yang berulang atau semakin mengganggu!