INDUSTRY.co.id - JAKARTA - adidas Originals Pondok Indah Mall 3 (PIM 3) kembali dibuka dengan wajah baru dan area toko yang lebih luas. 

Menggabungkan gaya global adidas Originals dengan kekayaan budaya Jakarta, toko ini menawarkan pengalaman berbelanja yang memadukan fashion, street style, kreativitas, dan identitas lokal.

Melalui kemitraan dengan Kanmo Group sebagai retail partner adidas Indonesia, adidas Originals PIM 3 menghadirkan ruang bagi pecinta fashion untuk mengeksplorasi beragam koleksi sekaligus menemukan gaya personal yang sesuai dengan karakter masing-masing.

Keunikan toko ini terletak pada desain interior yang mengangkat warisan budaya Betawi. Elemen ornamen gigi balang yang terinspirasi dari arsitektur rumah tradisional Betawi dipadukan dengan pola dan gaya artistik Betawi pada lantai keramik. 

Perpaduan tersebut menghadirkan interpretasi modern terhadap budaya Jakarta dalam estetika kontemporer adidas Originals.

Tak hanya menawarkan koleksi fashion, adidas Originals PIM 3 juga menghadirkan area Made For You yang memungkinkan pelanggan mempersonalisasi produk melalui patch eksklusif yang hanya tersedia di toko tersebut.

Berkolaborasi dengan ilustrator lokal Kriung, koleksi patch ini menampilkan berbagai ikon khas Jakarta, seperti roti buaya, ondel-ondel, bajaj, hingga angkot. Ilustrasi berwarna-warni dengan sentuhan khas adidas tersebut memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk menambahkan karakter lokal pada gaya personal mereka.

Kehadiran Made For You menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belanja yang lebih interaktif. Pelanggan tidak hanya memilih produk, tetapi juga dapat mengeksplorasi kreativitas dan menciptakan tampilan yang lebih personal.

Selain koleksi adidas Originals, toko ini menyediakan area khusus untuk Y-3, lini fashion yang memadukan warisan sportswear adidas dengan pendekatan desain kontemporer dari desainer Yohji Yamamoto.

Y-3 menawarkan karakter berbeda melalui siluet yang modern, desain sleek, serta eksplorasi gaya eksperimental. Koleksi ini memberikan alternatif bagi konsumen yang ingin mengekspresikan identitas personal melalui perpaduan olahraga dan fashion kontemporer.

Dengan menghadirkan adidas Originals dan Y-3 dalam satu ruang, toko ini menawarkan pilihan gaya yang beragam, mulai dari streetwear hingga desain fashion yang lebih eksperimental.

Pembukaan kembali adidas Originals PIM 3 turut diramaikan dengan fashion show yang memadukan gaya khas adidas Originals dan inspirasi budaya Betawi. Peragaan busana tersebut juga menampilkan beragam interpretasi street style yang merepresentasikan kreativitas dalam berpakaian.

Pengunjung juga dapat mengikuti aktivitas bag charm customization, yang memberikan kesempatan untuk berkreasi dan mempersonalisasi aksesori sesuai selera masing-masing.

Berbagai aktivitas tersebut melengkapi pengalaman berbelanja dengan ruang eksplorasi gaya dan kreativitas, sekaligus mempertemukan elemen budaya lokal dengan perkembangan fashion global.

Inderpreet Singh, Vice President Footwear & Active Kanmo Group, mengatakan bahwa adidas Originals PIM 3 dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih luas daripada sekadar menemukan produk.

“Sebagai retail partner adidas Indonesia, kami ingin menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih dari sekadar menemukan produk. Melalui adidas Originals PIM 3, kami ingin memadukan kreativitas, budaya lokal, dan personalisasi dalam sebuah ruang yang relevan dengan karakter Jakarta, sekaligus memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mengekspresikan gaya mereka,” ujar Inderpreet.

Sementara itu, Cinita Dewi Mayakatri, Senior Manager Brand Activation adidas Indonesia, menyampaikan bahwa kreativitas dan keberanian menjadi bagian dari perkembangan adidas Originals dalam membentuk budaya kontemporer.

Menurutnya, kehadiran adidas Originals PIM 3 menunjukkan bagaimana identitas dan kekayaan budaya lokal dapat berpadu dengan gaya global untuk menciptakan ruang yang relevan bagi masyarakat.

“Kami berharap kehadiran toko ini dapat merayakan identitas budaya Jakarta, sekaligus menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk mengeksplorasi kreativitas, menemukan gaya personal dan mengekspresikan individualitas mereka melalui fashion,” tutup Cinita.