INDUSTRY.co.id - ABU DHABI - Abu Dhabi meluncurkan TAMM Global, perusahaan teknologi yang akan memasarkan platform pemerintahan digital berbasis kecerdasan buatan (AI) miliknya ke pemerintah di berbagai negara.
TAMM merupakan platform layanan publik digital Abu Dhabi yang kini melayani 4,7 juta pengguna. Platform ini mengintegrasikan lebih dari 1.200 layanan pemerintah dan swasta dalam satu aplikasi.
Peluncuran TAMM Global menandai ambisi Abu Dhabi untuk menjadi pemerintah pertama di dunia yang sepenuhnya berbasis AI. Pemerintah setempat mengklaim, platform ini mampu memangkas biaya layanan hingga 30 persen dan menghemat waktu pengguna hingga 12 jam per tahun karena tidak perlu lagi datang ke pusat layanan.
Kepala Departemen Pemberdayaan Pemerintahan Abu Dhabi, Ahmed Tamim Hisham Al Kuttab, mengatakan TAMM awalnya dibuat untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
"TAMM didirikan di Abu Dhabi dengan satu tujuan, yaitu meningkatkan kualitas hidup. Saat ini TAMM telah menjadi bagian tak terpisahkan dari cara masyarakat dan pelaku usaha berinteraksi dengan pemerintah," ujarnya, Sabtu (18/10/2026).
Sejak diluncurkan pada 2005, TAMM terus berkembang. Fitur terbarunya, TAMM AutoGov, diluncurkan pada 2025 sebagai petugas layanan publik berbasis AI pertama di dunia yang dapat secara proaktif memperpanjang izin, menyelesaikan pembayaran, hingga membuat janji temu layanan kesehatan tanpa harus dimulai pengguna.
Saat ini, tingkat kepuasan pengguna TAMM mencapai 94,5 persen, naik signifikan dari 78 persen pada 2022 sebelum AI diintegrasikan secara penuh.
Melalui TAMM Global, pemerintah negara lain dapat melisensikan arsitektur, metodologi, dan keahlian operasional platform tersebut. Sistem ini diklaim bisa disesuaikan dengan bahasa, hukum, dan regulasi setempat, serta memungkinkan pemerintah tetap memegang kendali penuh atas data dan infrastruktur.
Pemerintah Abu Dhabi akan mengoperasikan TAMM Global sebagai perusahaan swasta independen agar dapat menjalin kemitraan langsung dengan pemerintah di seluruh dunia.
Prestasi TAMM sendiri telah diakui internasional. Pada 2025, platform ini dinobatkan sebagai inisiatif e-Government terbaik dunia dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) yang didukung PBB.