INDUSTRY.co.id - BANGKOK - Lembaga keuangan pembangunan Kanada, FinDev Canada, mengucurkan pinjaman senilai 60 juta dollar AS atau sekitar Rp 990 miliar untuk Muangthai Capital (MTC), lembaga keuangan non-bank terbesar di Thailand.

Pinjaman tersebut merupakan bagian dari fasilitas sindikasi senilai 200 juta dollar AS yang dipimpin Asian Development Bank (ADB) dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC). Dengan tambahan ini, total pendanaan yang dihimpun MTC mencapai 260 juta dollar AS.

Ini menjadi pinjaman langsung pertama FinDev Canada kepada lembaga keuangan non-bank (NBFI) di Thailand.

Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Randeep Sarai, mengatakan pinjaman itu akan difokuskan sepenuhnya untuk memperluas akses keuangan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dimiliki perempuan di pedesaan.

"Investasi pada perempuan adalah investasi pada kita semua. Kanada memberdayakan pengusaha perempuan dengan memperluas akses pembiayaan," ujar Sarai, Sabtu (18/10/2026).

Direktur Utama Muangthai Capital, Parithad Patcharachai, menyambut kemitraan tersebut. Menurutnya, 90 persen nasabah MTC berada di pedesaan yang selama ini kesulitan mengakses kredit formal karena keterbatasan riwayat kredit dan agunan.

"Kemitraan ini memperkuat komitmen kami untuk inklusi keuangan dan pertumbuhan berkelanjutan, terutama di masyarakat pedesaan," kata Parithad.

UMKM diketahui menyumbang sekitar 35 persen produk domestik bruto (PDB) Thailand. Namun, banyak pelaku usaha masih mengandalkan pinjaman informal yang membatasi pertumbuhan.

CEO FinDev Canada, Lori Kerr, menyebut transaksi ini sebagai bagian dari strategi Kanada untuk menarik lebih banyak modal swasta ke Asia-Pasifik sekaligus memperkuat hubungan ekonomi jangka panjang Kanada-Thailand.

Thailand sendiri merupakan mitra dagang terbesar kedua Kanada di kawasan ASEAN.