INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Dua perusahaan layanan infrastruktur pusat data global, 3C dan Datalec Precision Installations, resmi bergabung untuk membentuk platform baru bernama 3C Datalec.

Penggabungan ini menciptakan platform global yang merancang, membangun, dan mengoperasikan infrastruktur kritis untuk pusat data AI dengan kepadatan tinggi.

3C merupakan perusahaan layanan infrastruktur pusat data yang berfokus pada pendinginan cair, yang didirikan oleh mantan CEO CoolIT Systems, Steve Walton. Sementara Datalec adalah spesialis rekayasa pusat data yang berbasis di London dan didirikan pada 2012.

Didukung investasi baru dari Longbow Capital, S2G Investments, Apogem Capital, dan QIC, 3C Datalec akan mempercepat pertumbuhan internasional, merekrut 200 insinyur, dan membuka fasilitas baru di Warsawa, Polandia; Calgary, Alberta; dan Austin, Texas dalam 12 bulan ke depan.

Bisnis gabungan ini memiliki sekitar 1.000 anggota tim dan memproyeksikan pendapatan lebih dari 400 juta dollar AS pada 2026. Perusahaan ini bekerja dengan empat dari lima penyedia layanan hiperskala terbesar dan lebih dari 25 penyedia kolokasi, dengan proyek aktif di 16 negara.

CEO 3C Datalec, Steve Walton, mengatakan pendinginan cair kini menjadi kebutuhan utama seiring meningkatnya beban kerja AI.

"Densitas pada rak telah melampaui pendinginan udara, dan pendinginan cair bukan lagi pilihan. Bagian sulitnya sekarang adalah membuat pendinginan, daya, konstruksi, dan operasional bekerja sebagai satu sistem," ujar Walton.

3C Datalec mengelompokkan kemampuannya menjadi tiga pilar: Ciptakan (desain dan rekayasa), Bangun (pendinginan cair, rekayasa M&E, manufaktur ODM, dan instalasi konektivitas), dan Rawat (komisioning, operasional, pemeliharaan, dan manajemen fasilitas).