INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Kampus riset berstandar internasional i3L University berkolaborasi dengan OK OCE Indonesia meluncurkan The Sandiaga Uno Entrepreneurship Scholarship untuk jenjang S1 dan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Program beasiswa ini diresmikan pada Kamis (15/10/2026) dan dihadiri Founder OK OCE Sandiaga Uno, Ketua Umum OK OCE Iim Rusyamsi, Rektor i3L University Katherine, serta Dekan i3L University Yuari Farradia.
Ketua Umum OK OCE Iim Rusyamsi mengatakan, program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui pendampingan dan akses permodalan.
"Program ini merupakan langkah nyata untuk sama-sama memperluas akses pendidikan sekaligus mengembangkan kewirausahaan di Indonesia. Dengan The Sandiaga Uno Entrepreneurship Scholarship, kami berharap semakin banyak generasi muda yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi kewirausahaan," ujar Iim.
Iim menjelaskan, keunggulan program terletak pada model pendampingan ganda, yakni mentor dari OK OCE Indonesia dan akademisi dari i3L University. Melalui skema RPL, pelaku usaha dapat melanjutkan studi dengan mempertimbangkan pengalaman kerja dan pembelajaran sebelumnya.
Beasiswa ini terintegrasi dengan kurikulum tujuh tahapan OK OCE, mulai dari tahap pendaftaran hingga permodalan. Integrasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta untuk mengakses pembiayaan formal.
"Tujuan akhirnya adalah mencetak kewirausahawan baru yang juga mampu mengakses permodalan melalui dunia perbankan maupun lembaga keuangan lainnya, atau biasa disebut bankable," kata Iim.
Sementara itu, Rektor i3L University, Katherine menilai pengembangan kewirausahaan menjadi faktor penting untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju.
Menurut Katherine, rasio kewirausahaan Indonesia saat ini masih di bawah standar ideal negara maju.
"Menurut standar ekonomi internasional, satu negara idealnya mempunyai jumlah wirausaha minimal 4 persen hingga 14 persen untuk dikategorikan sebagai negara maju. Di Indonesia saat ini kita punya sekitar 3,29 persen atau 4,95 juta wirausaha formal yang tercatat. Pemerintah sendiri menargetkan 3,6 persen di akhir tahun 2029," ujar Katherine.
Katherine menambahkan, kolaborasi perguruan tinggi dan praktisi diharapkan dapat menjembatani kemampuan akademis dan keterampilan praktis calon pengusaha.
Founder OK OCE Sandiaga Uno menegaskan, keberhasilan beasiswa tidak hanya diukur dari capaian akademik, melainkan dari dampak ekonomi yang dihasilkan.
"Saya berharap The Sandiaga Uno Entrepreneurship Scholarship ini harus menjadi jembatan antara akses pendidikan, kompetensi, dan kemanusiaan. Kolaborasi antara OK OCE dan i3L University sangat strategis dalam menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan nyata, dunia usaha, keterampilan, paparan industri, jejaring, dan pola pikir kewirausahaan," ujar Sandiaga.
Sandiaga berharap para penerima beasiswa mampu menjadi pencipta lapangan kerja.
"Scholarship ini jangan hanya menghasilkan ijazah. At the end of the day, it's not the ijazah but it is the impact. In particular, economic impact. Penerima beasiswa harus menjadi job creators bukan sekadar job seekers," kata Sandiaga.
Sandiaga juga mengungkapkan, istrinya, Nur Asia Uno, direncanakan melanjutkan studi S1 di i3L University melalui jalur RPL.
"Insyaallah Bu Nur akan melanjutkan kuliah S1 di i3L University, jalur RPL," ujar Sandiaga.
Adapun kerja sama i3L University dan OK OCE mencakup sejumlah program adaptif berbasis pengalaman. Melalui jalur RPL, wirausahawan dalam jaringan OK OCE yang memiliki portofolio pengalaman kerja dapat menyelesaikan pendidikan S1 dalam empat hingga enam semester, serta S2 dalam dua semester.
Rangkaian kerja sama lainnya meliputi diskon biaya kuliah 50 persen bagi anggota OK OCE, peluncuran program Mini MBA, serta perancangan School of Entrepreneurship yang mengintegrasikan kurikulum tujuh tahapan OK OCE dengan metode Project-Based Learning.
Di sisi pengembangan produk, wirausahawan dampingan OK OCE akan mendapat akses untuk memanfaatkan laboratorium pengujian produk makanan dan perawatan kulit milik i3L University. Kedua pihak juga berencana menggelar UMKM Expo pada Oktober 2026.