Highlights
- Seluruh harga BBM Pertamina dan swasta tidak berubah per 14 Oktober 2026 sejak penyesuaian terakhir 2 September 2026
- Pertalite tetap Rp10.000/liter, Biosolar Rp6.800/liter (subsidi pemerintah)
- Brent Crude bertahan di US$106,06/barel, WTI di US$93/barel di tengah ketegangan Timur Tengah
- ICP Indonesia Agustus 2026 tercatat US$89,43/barel, masih di atas asumsi APBN US$70
- Indonesia termurah kedua di Asia untuk bensin setelah Malaysia berkat subsidi pemerintah
- Selisih harga RON 95 Pertamina (Rp19.150) dan swasta (Rp19.330) hanya Rp180/liter
Daftar Isi: Harga BBM Pertamina | BBM Swasta | Minyak Dunia | Perbandingan Asia | Pertamina vs Swasta | Tips Hemat BBM | FAQ
Harga BBM Pertamina Hari Ini 14 Oktober 2026
PT Pertamina (Persero) memastikan seluruh harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina tidak mengalami perubahan sejak penyesuaian terakhir pada 2 September 2026. BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap di harga yang sama sesuai kebijakan pemerintah.
| Jenis BBM | Harga/Liter | Keterangan |
|---|---|---|
| Biosolar (Subsidi) | Rp6.800 | Tetap (subsidi) |
| Pertalite (RON 90) | Rp10.000 | Tetap (subsidi) |
| Pertamax (RON 92) | Rp15.950 | Tetap |
| Pertamax Green 95 (RON 95) | Rp19.150 | Tetap |
| Pertamax Turbo (RON 98) | Rp19.600 | Tetap |
| Dexlite (CN 51) | Rp23.700 | Tetap |
| Pertamina Dex (CN 53) | Rp25.200 | Tetap |
Harga di atas berlaku untuk Wilayah 1 (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur). Harga di luar Jawa dan Indonesia bagian timur bisa lebih tinggi tergantung tarif PBBKB masing-masing daerah. Pertalite dan Biosolar merupakan BBM bersubsidi yang harganya ditetapkan pemerintah dan tidak mengikuti fluktuasi harga minyak dunia.
Harga BBM Swasta: BP, Shell, dan Vivo
SPBU swasta BP-AKR, Shell Indonesia, dan Vivo Energy juga mempertahankan harga di Oktober 2026. Shell Indonesia hanya menjual produk diesel (V-Power Diesel), tidak ada bensin. Seluruh produk diesel di ketiga operator swasta kompak di harga Rp25.420 per liter.
| Produk | Harga/Liter | Perubahan |
|---|---|---|
| BP 92 (RON 92) | Rp16.130 | Tetap |
| Vivo Revvo 92 (RON 92) | Rp16.130 | Tetap |
| BP Ultimate (RON 95) | Rp19.330 | Tetap |
| Vivo Revvo 95 (RON 95) | Rp19.330 | Tetap (naik dari Rp16.760 di September) |
| Shell V-Power Diesel | Rp25.420 | Tetap |
| BP Ultimate Diesel | Rp25.420 | Tetap |
| Vivo Primus Plus Diesel | Rp25.420 | Tetap |
Catatan: Vivo Revvo 95 mengalami kenaikan signifikan dari Rp16.760 di September menjadi Rp19.330 di Oktober 2026, kini setara dengan BP Ultimate. BP 92 dan Vivo Revvo 92 di harga Rp16.130 hanya lebih mahal Rp180 dari Pertamax Green 95 (Rp19.150) untuk RON yang sama.
Harga Minyak Dunia Hari Ini
Harga minyak mentah dunia bertahan di level tinggi pada perdagangan Oktober 2026. Brent Crude di atas US$106 per barel didorong kekhawatiran pasokan dari konflik di Timur Tengah, sementara WTI juga menguat di atas US$93 per barel.
| Jenis Minyak Mentah | Harga (US$/Barel) | Perubahan |
|---|---|---|
| Brent Crude | US$106,06 | Naik 1,28% dari hari sebelumnya |
| WTI (West Texas Intermediate) | US$93,00 | Stabil di atas US$93 |
| ICP (Indonesian Crude Price) | US$89,43 | Rata-rata Agustus 2026 |
Brent telah naik sekitar 67,5% secara year-on-year, didorong ketegangan geopolitik dan kekhawatiran pasokan dari Timur Tengah. Meskipun demikian, harga BBM nonsubsidi di Indonesia tidak berubah karena Pertamina menggunakan formula harga dasar sesuai Keputusan Menteri ESDM dengan periode penyesuaian bulanan.
ICP Indonesia untuk Agustus 2026 tercatat US$89,43 per barel, masih jauh di atas asumsi APBN 2026 yang ditetapkan US$70 per barel. Realisasi ICP yang lebih tinggi dari asumsi APBN memberikan ruang fiskal positif bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga BBM subsidi.
Perbandingan Harga BBM di Asia
Berikut perbandingan harga BBM di 9 negara Asia. Konversi menggunakan kurs Bank Indonesia US$1 = Rp17.884 (12 Oktober 2026). Indonesia menggunakan harga Pertalite (subsidi) sebagai acuan bensin dan Biosolar untuk solar.
| Negara | Bensin (US$/L) | Bensin (Rp/L) | Solar (US$/L) | Solar (Rp/L) |
|---|---|---|---|---|
| Indonesia (Pertalite) | 0,56 | 10.000 | 0,38 | 6.800 |
| Malaysia (RON 95) | 0,47 | 8.400 | 1,22 | 21.820 |
| Vietnam (RON 95) | 0,81 | 14.490 | 0,90 | 16.100 |
| Thailand | 1,20 | 21.410 | 1,02 | 18.240 |
| India (Delhi) | 1,14 | 20.390 | 0,98 | 17.530 |
| Jepang | 1,08 | 19.320 | 1,01 | 18.060 |
| Filipina | 1,41 | 25.220 | 1,40 | 25.040 |
| Korea Selatan | 1,33 | 23.790 | 1,32 | 23.610 |
| Singapura | 2,49 | 44.530 | 2,66 | 47.570 |
Indonesia menempati posisi termurah di Asia Tenggara untuk bensin bersubsidi (Pertalite Rp10.000/liter). Malaysia menjadi pesaing terdekat dengan RON 95 seharga 2,05 ringgit/liter (Rp8.400) berkat subsidi pemerintah. Singapura tetap menjadi yang termahal dengan bensin US$2,49/liter (Rp44.530) akibat pajak kendaraan dan kebijakan pengurangan penggunaan kendaraan pribadi.
Untuk solar/diesel, Indonesia (Biosolar Rp6.800/liter) juga termurah di kawasan. Malaysia memiliki solar non-subsidi yang jauh lebih mahal (US$1,22/liter) karena mengalihkan subsidi ke RON 95. Korea Selatan dan Singapura mencatat harga solar tertinggi masing-masing US$1,32 dan US$2,66 per liter.
Perbandingan Harga BBM Pertamina vs Swasta
Berikut perbandingan harga BBM setara antara Pertamina dan operator swasta (BP/Vivo) per Oktober 2026. Selisih harga terutama terlihat pada segmen RON 92 dan diesel premium.
| Kategori | Pertamina | Swasta (BP/Vivo) | Selisih |
|---|---|---|---|
| RON 92 | Rp15.950 (Pertamax) | Rp16.130 (BP 92/Revvo 92) | Rp180 |
| RON 95 | Rp19.150 (Green 95) | Rp19.330 (BP Ultimate/Revvo 95) | Rp180 |
| Diesel | Rp25.200 (Pertamina Dex) | Rp25.420 (BP/Shell/Vivo) | Rp220 |
Menariknya, selisih harga antara Pertamina dan swasta di Oktober 2026 sangat tipis. Untuk RON 92, Pertamax (Rp15.950) hanya lebih murah Rp180 dari BP 92 dan Vivo Revvo 92 (Rp16.130). Begitu pula untuk RON 95, Pertamax Green 95 (Rp19.150) selisihnya hanya Rp180 dari BP Ultimate/Vivo Revvo 95 (Rp19.330). Untuk diesel, Pertamina Dex (Rp25.200) lebih hemat Rp220 dibanding produk swasta (Rp25.420).
Tips Hemat BBM
- Jaga kecepatan konstan — Mengemudi dengan kecepatan stabil 80-100 km/jam di jalan tol bisa menghemat bahan bakar hingga 15% dibanding sering akselerasi dan rem mendadak.
- Periksa tekanan ban rutin — Ban kurang angin meningkatkan hambatan gulir dan konsumsi BBM naik 3-5%. Cek tekanan ban setiap 2 minggu.
- Matikan mesin saat berhenti lama — Idle selama 1 menit menghabiskan sekitar 30-50 ml bensin. Matikan mesin jika berhenti lebih dari 60 detik.
- Gunakan BBM sesuai kompresi mesin — Mesin dengan rasio kompresi 10:1 cukup pakai Pertalite atau Pertamax. Tidak perlu Pertamax Turbo jika kompresi tidak mendukung.
- Lakukan servis berkala — Filter udara kotor dan busi aus bisa menambah konsumsi BBM hingga 10%. Servis rutin setiap 10.000 km.
FAQ Seputar Harga BBM
Mengapa harga BBM subsidi (Pertalite dan Biosolar) tidak berubah?
Harga BBM subsidi ditetapkan pemerintah dan tidak mengikuti fluktuasi harga minyak dunia. Pertalite (Rp10.000) dan Biosolar (Rp6.800) dijamin oleh anggaran subsidi dalam APBN. Pemerintah menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga jual ke konsumen.
Apakah harga BBM nonsubsidi akan naik lagi?
Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dexlite disesuaikan berdasarkan formula harga dasar sesuai Keputusan Menteri ESDM. Jika harga minyak dunia terus naik di atas US$100/barel, ada kemungkinan penyesuaian di bulan berikutnya. Namun per Oktober 2026, seluruh harga nonsubsidi masih stabil sejak penyesuaian 2 September.
Mengapa harga diesel di SPBU swasta lebih mahal?
Produk diesel swasta (Shell V-Power Diesel, BP Ultimate Diesel, Vivo Primus Plus) memiliki cetane number lebih tinggi dan aditif premium yang meningkatkan performa mesin. Harga Rp25.420/liter mencerminkan kualitas tersebut dibanding Pertamina Dex (Rp25.200) yang juga non-subsidi namun dengan formula harga berbeda.
Berapa harga minyak Indonesia (ICP) saat ini?
ICP (Indonesian Crude Price) untuk Agustus 2026 tercatat US$89,43 per barel berdasarkan data Kementerian ESDM. Asumsi ICP dalam APBN 2026 ditetapkan US$70 per barel. Realisasi ICP yang lebih tinggi dari asumsi APBN memberikan ruang fiskal positif bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga BBM subsidi.
Apakah harga BBM Indonesia yang termurah di Asia?
Untuk bensin bersubsidi (Pertalite Rp10.000), Indonesia merupakan salah satu yang termurah di Asia. Namun Malaysia juga menawarkan RON 95 bersubsidi di Rp8.400/liter. Untuk bensin non-subsidi, harga Pertamax (Rp15.950) dan Pertamax Green 95 (Rp19.150) lebih kompetif dibanding negara-negara Asia lainnya.
Key Takeaways
- Seluruh harga BBM Pertamina dan swasta stabil di Oktober 2026 sejak penyesuaian 2 September
- Brent Crude bertahan di US$106/barel didorong ketegangan Timur Tengah, namun belum berdampak pada harga BBM domestik
- Selisih harga Pertamina dan swasta sangat tipis: hanya Rp180/liter untuk RON 92 dan RON 95
- ICP Indonesia (US$89,43) masih di atas asumsi APBN (US$70), memberikan ruang fiskal positif
- Indonesia termurah di ASEAN untuk bensin bersubsidi, bersaing ketat dengan Malaysia