INDUSTRY.co.id - JAKARTA – FedEx memperbarui layanan digital FedEx Import Tool untuk mempermudah proses impor barang lintas negara. Melalui pembaruan ini, pelanggan dapat mengelola dokumen kepabeanan, memantau status pengiriman secara real-time, hingga membayar bea masuk dan pajak dalam satu platform digital.
Pembaruan layanan dari Federal Express Corporation (FedEx), salah satu perusahaan transportasi ekspres terbesar di dunia, ini juga memperluas ketersediaan FedEx Import Tool ke sembilan pasar di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia.
Integrasi berbagai kebutuhan impor dalam satu platform diharapkan dapat membantu pelaku usaha menyederhanakan administrasi kepabeanan, mengurangi potensi keterlambatan pengiriman, serta meningkatkan visibilitas terhadap status barang yang sedang dikirim.
Pembaruan FedEx Import Tool hadir di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan dan kompleksitas rantai pasok di kawasan Asia Pasifik. Volume perdagangan impor ke kawasan tersebut tercatat meningkat sekitar 15 persen secara tahunan pada kuartal I 2026.
Di sisi lain, lebih dari sepertiga perusahaan di kawasan Asia Pasifik menjalankan beberapa jalur rantai pasok secara bersamaan untuk mengurangi risiko gangguan operasional.
Kondisi tersebut membuat proses kepabeanan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang. Ketidaklengkapan dokumen, informasi, maupun pembayaran dapat menghambat penyelesaian proses kepabeanan dan memperlambat pengeluaran barang.
Melalui FedEx Import Tool, pelanggan dapat mengelola kebutuhan tersebut secara digital. Importir bisa memantau perkembangan pengiriman sekaligus menindaklanjuti persyaratan kepabeanan yang diperlukan tanpa harus berpindah-pindah platform.
Salil Chari, Presiden FedEx untuk kawasan Asia Pasifik, mengatakan bahwa pelaku usaha saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam memenuhi regulasi kepabeanan, persyaratan dokumentasi, dan prosedur impor di berbagai pasar.
“Seiring dengan terus berkembangnya berbagai persyaratan tersebut, pelanggan membutuhkan solusi yang lebih sederhana dan transparan untuk mengelola proses kepabeanan impor,” ujar Salil Chari.
Menurutnya, FedEx Import Tool yang telah ditingkatkan memberikan visibilitas dan kendali yang lebih baik pada setiap tahapan proses impor. Dengan demikian, pelaku usaha diharapkan dapat menjalankan perdagangan lintas negara dengan lebih percaya diri.
FedEx Import Tool dilengkapi sejumlah fitur untuk membantu pelanggan mengelola proses impor secara lebih praktis dan efisien.
Pertama, platform ini menyediakan akses daring yang fleksibel bagi pemegang akun FedEx maupun penerima kiriman yang tidak memiliki akun. Dengan begitu, pengguna tetap dapat mengelola kebutuhan kepabeanan sesuai keperluannya.
Kedua, tersedia fitur pelacakan real-time untuk memantau status pengiriman dan proses kepabeanan. Informasi tersebut membantu pelanggan mengetahui perkembangan kiriman dan mengantisipasi tindakan lanjutan yang dibutuhkan.
Ketiga, sistem menyediakan notifikasi otomatis melalui SMS, email, atau media sosial mengenai persyaratan serta langkah yang perlu dilakukan pelanggan.
Keempat, pengelolaan dokumen secara digital membantu menyederhanakan administrasi dan mengurangi kebutuhan penanganan dokumen secara manual. Pelanggan juga dapat mengunduh dokumen sesuai kebutuhan untuk keperluan pengarsipan dan pemenuhan persyaratan kepatuhan.
Kelima, FedEx mengintegrasikan pembayaran bea masuk dan pajak melalui kartu kredit, dompet digital, atau transfer bank. Pembayaran dapat dilakukan tanpa harus masuk ke akun, sehingga proses transaksi menjadi lebih praktis.
Keenam, integrasi berbagai fungsi tersebut memungkinkan pelanggan mengelola sejumlah tahapan impor melalui satu platform, mulai dari pemenuhan dokumen hingga pemantauan status pengiriman.
Tersedia di Indonesia dan Delapan Pasar Asia Pasifik
FedEx Import Tool kini tersedia bagi pelanggan di sembilan pasar Asia Pasifik, yaitu Indonesia, Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Malaysia, dan Thailand.
Perluasan layanan ini menjadi bagian dari upaya FedEx dalam membantu pelanggan menghadapi kebutuhan perdagangan internasional yang semakin dinamis. Dengan akses digital yang terintegrasi, pelanggan di pasar tersebut dapat mengelola berbagai kebutuhan kepabeanan secara lebih terstruktur.
Selain FedEx Import Tool, perusahaan juga mengembangkan solusi digital lainnya untuk mendukung proses pengiriman internasional, termasuk bagi usaha kecil dan menengah (UMKM).
Salah satunya adalah FedEx Ship Manager, platform yang membantu pelanggan mengelola pengiriman secara lebih efisien. Layanan ini juga dilengkapi fitur berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu meningkatkan akurasi dokumentasi dan mendukung kelancaran proses kepabeanan.
FedEx turut mengembangkan Customs AI, chatbot berbasis AI yang membantu pelanggan menyusun deskripsi produk secara lebih akurat. Teknologi ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dokumentasi dalam pengiriman internasional.