INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan pentingnya mengakselerasi pengembangan kawasan industri sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mempercepat hilirisasi dan memperkuat struktur industri nasional.

"Pengembangan kawasan industri penting untuk diupayakan sebagai Proyek Strategis Nasional agar percepatan hilirisasi dan pembangunan industri dapat berjalan lebih optimal. Untuk itu, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna membahas usulan dan tindak lanjutnya," ujar Menperin Sarmuji dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (10/10/2026).

Kemenperin mendukung pengusulan sejumlah kawasan industri sebagai PSN dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027. Langkah ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan kawasan yang terintegrasi, mendukung hilirisasi, dan memperkuat ekosistem industri nasional.

Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menambahkan, penetapan sebagai PSN diharapkan memperkuat dukungan pemerintah terhadap kawasan yang memiliki peran strategis.

"Melalui pengusulan sebagai PSN, kami berharap percepatan pembangunan kawasan industri dapat semakin mendukung hilirisasi, menarik investasi, dan memperluas persebaran kegiatan industri di Indonesia," ujar Tri.

Hingga triwulan III 2026, terdapat 181 kawasan industri operasional yang tersebar di berbagai wilayah, menampung lebih dari 12 ribu tenan. Realisasi investasi kumulatif mencapai sekitar Rp 6.700 triliun dan menyerap tenaga kerja sekitar 2,3 juta orang.

Selain PSN, Kemenperin juga memperkuat landasan regulasi melalui pembahasan RUU Kawasan Industri yang merupakan inisiatif DPR dan masuk Prolegnas 2026. RUU ini diharapkan memberi kepastian hukum, memperkuat tata kelola, serta mengatasi tantangan perizinan, lahan, tata ruang, infrastruktur, dan pengelolaan lingkungan.