INDUSTRY.co.id - PARAMUS - Movado Group, Inc. (NYSE: MOV) mengumumkan penjualan mayoritas saham merek jam tangan mewah EBEL.
Perusahaan asal Amerika Serikat itu menandatangani perjanjian mengikat untuk menjual 95 persen saham EBEL senilai 66,5 juta dollar AS kepada kelompok pembeli strategis yang dipimpin Montres Journe SA (F.P. Journe), produsen jam tangan mewah berbasis di Jenewa. Movado akan tetap memegang 5 persen saham.
Transaksi ini dilakukan dengan partisipasi rumah mode mewah Chanel dan Pierre Jacques, tokoh industri jam tangan Swiss yang akan menjabat sebagai Chief Executive Officer EBEL setelah transaksi tuntas.
EBEL sendiri didirikan di Swiss pada 1911 dan dikenal sebagai merek jam tangan mewah premium dengan desain khas dan warisan budaya yang kaya.
Ketua sekaligus CEO Movado Group Efraim Grinberg mengatakan, penjualan strategis ini memungkinkan perusahaan lebih fokus pada portofolio inti jam tangan dan perhiasan mewah terjangkau.
"Kami sangat senang telah menemukan mitra yang berbagi apresiasi terhadap merek ini serta memiliki visi yang menjanjikan untuk masa depannya," kata Grinberg, Kamis (9/10/2026).
Menurutnya, dengan keahlian dan modal dari Montres Journe dan Chanel, EBEL akan memiliki sumber daya yang terarah untuk fase pertumbuhan berikutnya.
Pendiri F.P. Journe François-Paul Journe menyebut EBEL selalu identik dengan produk yang luar biasa. "Saya sangat senang dapat berkontribusi pada babak barunya bersama rekan-rekan dan mitra saya," ujarnya.
Sementara Presiden Chanel Watches & Fine Jewelry Frédéric Grangié menilai EBEL adalah salah satu nama besar di industri jam Swiss dengan landasan kokoh untuk pertumbuhan.
"Investasi ini menunjukkan keyakinan kami terhadap potensi jangka panjang merek tersebut," kata Grangié.
Seiring transaksi, merek dagang, kekayaan intelektual, persediaan, dan aset lain yang diperuntukkan bagi bisnis EBEL, termasuk Villa Turque, rumah bersejarah rancangan Le Corbusier, akan dialihkan ke anak perusahaan baru Movado di Swiss. Sejumlah karyawan EBEL di Movado juga akan menjadi karyawan anak perusahaan baru tersebut.
Penutupan transaksi diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan dan tunduk pada penyesuaian serta syarat penutupan yang lazim.