INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meningkatkan volume dan nilai transaksi nontunai melalui acara Pekan Kopi Jakarta (Jakarta Coffee Week/Jacoweek) pada 8-10 September 2017 di Pantai Indah Kapuk.
Direktur Perbankan Ritel Bank Mandiri Tardi melalui siaran pers diterima di Badung, Bali, mengatakan Jacoweek akan menghadirkan kedai-kedai kopi ternama dan para pengunjung akan dilayani kemudahan bertransaksi melalui Bank Mandiri.
"Kami yakin dengan melibatkan komunitas seperti penggemar kopi ini sangat efektif untuk mendorong transaksi nontunai karena saat ini ngopi telah menjadi gaya hidup dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kota-kota besar," ujar Tardi kepada awak media.
Jacoweek merupakan bagian dari program Mandiri Coffiesta yang telah diselenggarakan sejak Desember 2016 di di Yogyakarta, Surabaya dan Medan.
Adapun melalui Mandiri Coffiesta, kata Tardi, volume transaksi melalui kartu kredit, kartu debit dan e-cash Bank Mandiri mencapai lebih dari 350 ribu transaksi dengan nominal transaksi mencapai Rp45 miliar.
"Di samping itu kegiatan ini menjadi inisiatif konkrit Bank Mandiri dalam mendorong dan mengembangkan potensi kopi lokal Nusantara," ujarnya.
Terkait transaksi nontunai, saat ini, emiten bersandi saham BMRI itu telah menerbitkan lebih dari 15,6 juta kartu debit dan 4,65 juta kartu kredit, dan 9,9 juta kartu prabayar (e-money). Adapun frekuensi transaksi finansial kartu debit Bank Mandiri pada periode Januari hingga Juli 2017 mencapai 56 juta transaksi dengan nilai Rp38,9 triliun.
Sedangkan frekuensi transaksi finansial kartu kredit Bank Mandiri hingga Juli 2017 mencapai lebih dari 22,68 juta transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp18,75 triliun. Dan frekuensi transaksi kartu prabayar (e-money) mencapai 266 juta transaksi dengan nilai sebesar Rp2,9 triliun.
Pengguna mandiri e-cash sebanyak 4,5 juta pengguna, dengan frekuensi transaksi mencapai 2,8 juta dengan nilai transaksi Rp435 miliar hingga Juli 2017.