INDUSTRY.co.id - LONDON - MidOcean Energy mengumumkan keikutsertaan dalam pengembangan LNG Canada Fase 2 di Kitimat, British Columbia, Kanada.

MidOcean adalah perusahaan gas alam cair (LNG) yang didirikan dan dikelola EIG, investor institusi global di sektor energi dan infrastruktur dengan dana kelolaan 27,1 miliar dollar AS per 30 Juni 2026.

Partisipasi di Fase 2 dilakukan setelah MidOcean mengakuisisi 20 persen kepemilikan di North Montney Upstream Joint Venture (NMJV) pada Desember 2025, yang memiliki investasi hulu PETRONAS di Kanada, dan 20 persen di North Montney LNG Limited Partnership (NMLLP), yang memegang 25 persen partisipasi PETRONAS dalam Proyek LNG Canada.

Fase 2 akan menambah dua train pencairan di fasilitas LNG Canada. Dengan tambahan itu, kapasitas produksi proyek naik dari 14 juta mtpa menjadi 28 mtpa.

Ekspansi ini memperkuat posisi LNG Canada di Pantai Pasifik Kanada, dengan akses ke sumber daya gas alam Kanada yang melimpah dan rute pelayaran kompetitif ke pasar utama Asia.

Keikutsertaan di Fase 2 akan melipatgandakan volume LNG terkait MidOcean, dari 0,7 juta mtpa menjadi 1,4 juta mtpa. Langkah ini memperkuat posisi perusahaan di rantai nilai LNG terintegrasi, mulai dari produksi gas hulu di North Montney hingga pencairan dan ekspor melalui LNG Canada.

Investasi ini sejalan dengan strategi MidOcean membangun portofolio LNG global yang besar, terdiversifikasi, serta kompetitif dari sisi biaya dan karbon.

"Kami telah lama meyakini bahwa LNG Canada adalah salah satu proyek LNG dengan keunggulan terbaik di dunia: didukung skala, basis sumber daya yang kuat, dan akses ke Cekungan Pasifik untuk memasok energi yang andal ke pasar global selama puluhan tahun," kata CEO MidOcean De la Rey Venter, Rabu (1/10/2026).

"Keikutsertaan dalam Fase 2 merupakan langkah alami berikutnya. Kami memperkuat kemitraan dengan PETRONAS sekaligus memajukan strategi investasi pada aset LNG bermutu tinggi," ujarnya.

MidOcean saat ini memiliki kepentingan di sejumlah proyek LNG, termasuk LNG Canada, Gorgon LNG, Pluto LNG, QCLNG, dan Peru LNG. Perusahaan dipimpin De la Rey Venter, mantan Global Head LNG di Shell selama 27 tahun.