INDUSTRY.co.id - Jakarta -  Yokogawa Engineering Asia meresmikan Industrial Cyber Resilience Center (ICRC) di kantor Yokogawa Singapura pada 15 September 2026. 

Fasilitas ini akan melayani klien di Asia Tenggara, Oseania, dan Taiwan melalui pelatihan, solusi, dan layanan keamanan siber terintegrasi.

Peluncuran ini merespons ancaman siber yang kian kompleks seiring kemajuan AI. Pelaku ancaman kini memanfaatkan otomatisasi dan AI untuk mencari kerentanan dan melancarkan serangan skala besar, sementara konvergensi IT dan OT serta masih banyaknya sistem lama menjadi tantangan baru bagi industri.

ICRC hadir dengan kerangka kerja 3 tahap, yakni Assess untuk evaluasi kematangan dan kerentanan, Validate and Strengthen untuk pengembangan SDM dan prosedur sesuai regulasi, serta Prepare and Defend melalui simulasi siber dan latihan krisis menggunakan OT Security Simulator dan ResilienceScore dari Yokogawa.

President and CEO Yokogawa Engineering Asia, Chay Kin Wah, menegaskan ICRC mempertegas komitmen Yokogawa tidak hanya pada teknologi, tetapi juga kesiapan tenaga kerja IT dan OT. 

Senada, Head Digital Security Solution, Charles Lim, menyebut tantangan utama bukan pada teknologi, melainkan kemampuan mengenali anomali, merespons efektif, dan pulih cepat dengan koordinasi lintas pemangku kepentingan.