INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan notifikasi ke Internasional Telecomunication Union (ITU) terkait sudah tidak berfungsinya Satelit 1 Telkom. Notifikasii untuk menyelamatkan slot orbit Satelit Telkom 4 yang rencananya akan mengudara pada Agustus 2018.
Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara mengatakan, urusan notifikasi merupakan pekerjaan pemerintah yang turut membantu Telkom agar slot tidak diambil phak lain, sehingga tahun depan Satelit 4 Telkom dapat menempati posisi yang telah ditinggalkan Satelit 1.
“Sebagaimana janji saya, slot satelit punya parkir, itu selamat, lapornya dengan notifikasi dari pemerintah,” kata Rudi di Gedung Telkom Jakarta, Selasa (5/9/2017).
Rudiantara mengatakan Telkom Indonesia sigap dalam merecovery pemulihan jaringan 63 pelanggan yang terganggu akibat Satelit 1 Telkom yang sudah bergeser habis dari tempat parkirnya.
“Pergerakan telah mencapai 10.654 site yang telah pulih dan itu telah dilewati, kalau dipacu kecepatan yang sama bisa selesai tepat waktu, saya punya kepercayaan tinggi terhadap Telkom dari sisa lima hari kedepan karena target rampung pemulihan 10 September 2017,” kata dia.
Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Alex J Sinaga mengatakan, slot untuk Satelit 4 sudah dieksekusi sejak 2016, namun dengan adanya kekosongan slot akibat tidak berfungsinya Satelit 1 Telkom, maka dibutuhkan laporan ke ITU agar slot tersebut aman.
“Kami berusaha percepat kontrak, kekosongan dibantu oleh Menteri Rudiantara untuk disuspen. Kita siapkan dokumen penunjang untuk laporan notifikasi dan kita harus amankan slot,” katanya.