INDUSTRY.co.id,Jakarta - Pemerintah menetapkan 23 proyek strategis nasional bidang perkeretaapian. Dari 23 proyek itu, 11 di antaranya ditargetkan beroperasi paling lambat pada 2019.
Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemhub) Popik Montanasyah menjelaskan, dilihat dari sumber pendanaan, maka 15 proyek sumber dananya dari APBN, lima proyek dari kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), dan tiga proyek lain bersumber dari pembiayaan swasta.
Berikut daftar 11 proyek perkeretaapian yang ditargetkan beroperasi paling lambat 2019:
1. Pembangunan jalur ganda lintas Prabumulih-Kertapati di Sumatra Selatan sepanjang 85 km, akan beroperasi pada 2017.
2. Pembangunan jalur KA lintas Makassar-Parepare tahap 1 di Sulawesi Selatan dengan panjang 44 km dan beroperasi pada 2018.
3. Pembangunan jalur KA lintas Bandar Tinggi-Kuala Tanjung di Sumatra Utara sepanjang 21,5 km akan beroperasi pada 2018.
4. Pembangunan MRT tahap 1 (Lebak Bulus-Bundaran HI) sepanjang 15,7 km dan akan beroperasi pada 2018.
5. Pembangunan jalur KA menuju Bandara Soekarno Hatta yang akan beroperasi pada awal 2018.
6. Pembangunan LRT DKI Jakarta (Kelapa Gading-Velodrom) sepanjang 5,8 km akan beroperasi pada 2018.
7. Pembangunan LRT Sumatra Selatan sepanjang 23 km akan beroperasi pada 2018.
8. Pembangunan jalur KA menuju Bandara Adi Sumarmo, Solo sepanjang 13,5 km akan beroperasi pada 2018.
9. Pembangunan jalur ganda lintas selatan Pulau Jawa terdiri dari 5 proyek dengan total jalur KA 297 km beroperasi pada 2019.
10. Pembangunan jalur KA lintas Rantauprapat-Kota Pinang di Sumatra Utara sepanjang 33 km akan beroperasi pada 2019.
11. Pembangunan LRT Jabodebek sepanjang 43,3 km akan beroperasi pada 2019.