INDUSTRY.co.id, Jakarta - Perusahaan e-commerce produk halal terbesar dunia dalam waktu dekat akan hadir di Indonesia. Aladdin Street, e-commerce yang berpusat di Malaysia dan akan membuka kantor cabangnya di Indonesia, tepatnya di Menara Imperium Kuningan Jakarta.

Uniknya, Aladdin Street mengusung produk halal dalam transaksi jual beli dari pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Menurut Senior Vice President Aladdin Group, Dato' Sri Dr. Vincent Tiew, potensi sektor produk halal di dunia diproyeksikan melonjak pada 2030.

Hal ini seiring peningkatan penduduk muslim di dunia yang akan mencapai 2,2 miliar jiwa. Sementara Indonesia, Vincent menuturkan, adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, dari total 261 juta jiwa.

"Dengan perkembangan teknologi membuat pelaku UKM bisa bersaing di pasar global terbuka lebar. Mereka bisa menjual produknya melalui Aladdin Street. Tentu, syaratnya halal. Kami juga satu-satunya marketplace yang menjual produk halal di dunia," kata Vincent dalam siaran pers, Kamis (31/8/2017).

Ia juga mengaku Aladdin Group akan memiliki kantor cabang di 30 negara yang tujuannya mempromosikan produk halal dan asli. Bisnis yang disaring oleh in-house team untuk kualitas dan sesuai dengan standar halal ini melayani penjualan produk apa pun.

Mulai dari makanan dan minuman, kosmetik dan fesyen. Bahkan, kata Vincent, Aladin Street kini juga menjual produk kesehatan. Ia menuturkan Indonesia adalah negara keempat terbesar yang masyarakatnya bertransaksi di Aladdin Street.

"Pertama itu China, disusul berturut-turut Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Thailand dan Filipina," ungkapnya.

Karena itulah maka Aladdin Group membuka kantor cabangnya di Jakarta, yang rencananya akan diluncurkan secara resmi pada Oktober 2017, dengan domain bernama aladdinstreet.id.

Sementara itu, Direktur Utama PT Semut Tama Langgeng yang adalah mitra Aladdin Street di Indonesia Rudy Thamrin menjelaskan, Aladdin Street di bawah naungan Aladdin Group telah menggandeng klub bola kenamaan dunia Manchester United. MU dirangkul sebagai platform pemasaran produknya di seluruh dunia.

Dengan adanya kerja sama eksklusif selama lima tahun, ada potensi pasar lebih dari 700 miliar konsumen global yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM melalui Aladdin Street. "Aladdin Street telah memiliki perwakilan di 17 negara dan rencananya akan ada di 30 negara pada tahun 2018. Platform tersebut akan melayani baik B to C (business to consumer) dan B to B (business to business) di situs website dan mobile apps", ujarnya. (adv)